Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Zubair bin Al Awwam, Cinta dan Perhatiannya yang Dalam pada Nabi

0

Zubair bin Awwamadalah seorang pemuda pemberani. Selama masa-masa awal Islam, ketika keadaan sangat berbahaya bagi orang-orang Muslim yang berjumlah hanya beberapa orang, sebuah rumor menyebar di Makkah bahwa Nabi telah ditangkap oleh orang-orang musyrik yang memerintah kota. Beberapa orang bahkan mengatakan Nabi telah dibunuh

Zubair, yang ketika itu masih remaja, mendengar desas-desus ini dan langsung melepaskan pedangnya dari selubungnya dan mulai memverifikasi rumor tersebut sebelum melakukan tindakan terhadap pelakunya. Dia berjalan langsung ke rumah Nabi, berjalan di jalanan dengan membawa pedang berkilat dengan wajah merah yang ganas.

Related Posts

Semangatmu Akan Membawamu Memasuki Tempat yang Sempit

Ketika melihat Zubair, Nabi bertanya mengapa dia membawa pedang yang terhunus ini dalam keadaan seperti itu? Setelah melihat Nabi, Zubair menjadi tenang dan bahagia dan menjelaskan bagaimana dia merasa lega bahwa Nabi selamat dan aman. Zubair menjelaskan bahwa dia bersikap seperti itu karena dia telah mendengar orang-orang musyrik telah menangkap Nabi , atau lebih buruk lagi menjadi Nabi dibunuh.

Nabi bertanya kepada Zubair jika rumor itu benar, apa yang akan ia lakukan? Zubair menjawab “Ya Rasulullah, aku sendiri yang akan menyatakan perang melawan seluruh Mekah. Aku lebih suka mati daripada hidup setelah engkau terbunuh.”

Setelah mendengar ini, Nabi tersenyum dan menunjuk ke arah pedang Zubair dengan mengatakan bahwa itu adalah pedang pertama yang diangkat untuk kepentingan Allah dan Nabi-Nya. []

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline