Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Yang Menjadikan Umar bin Khattab Lebih Utama

Dunia dibukakan bagi Umar bin Khattab, tapi Umar membuang muka darinya. Hingga Sa’ad bin Abi Waqqash pun pernah berkata, “Demi Allah, Umar tidak lebih dahulu hijrah dari kami. Aku tahu apa yang menjadikannya lebih utama dari kami, ia adalah orang yang paling zuhud di antara kami.”

Pernah Amirul Mukminin jatuh sakit. Kemudian para sahabat menganjurkannya untuk minum madu. Saat di Baitul Maal ada madu yang datang dari negeri-negeri kaum muslimin, teteapi Umar enggan minum sebelum meminta izin kepada rakyatnya. Umar kemudian mengumpulkan orang-orang lalu naik ke mimbar dan berkata, “Jika kalian mengizinkanku (aku akan meminumnya), jika tidak maka ini haram untukku.”

Read More

Kami Tidak Pernah Bisa Shalat di Dekat Ka’bah

Mendengar hal itu, masyarakat pun menangis mengasihani Umar. Mereka semua mengizinkan Umar meminum madu itu walau sebenarnya tanpa meminta izin pun masyarakat sudah ridha kepadanya.

Itulah cerminan yang ada dalam diri Umar bin Khattab, ia adalah orang yang paling zuhud terhadap dunia. Matanya tidak silau akan kenikmatan fana duniawi. Ia adalah orang yang paling berani untuk menumpas kemusyrikan, tapi yang paling banyak menangis tatkala sendiri mengingat Rabb-nya. []

 

 

Sumber: Abu Jannah. Sya’ban 1438 H. Serial Khulafa Ar-Rasyidin, Umar bin al-Khattab. Jakarta: Pustaka Al-Inabah.

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline