Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Ya Tuhanku, Seperti Inikah Perbuatan Para Raja terhadap Hamba yang Lemah?

0 1

Diantara karamah Rabi’ah Al-‘Adawiyah yang lain adalah dirinya telah mencapai maqam tawakkul. Ia senantiasa dipenuhi dengan rezeki-rezeki yang terus-menerus. Ini juga merupakan salah satu maqam yang bisa dicapai oleh seorang mukmin.

Suatu hari, Rabi’ah Al-‘Adawiyah melakukan perjalanan ke Ka’bah. la memiliki seekor keledai untuk membawakan barangnya. Tapi keledainya tidak mau beranjak.

Ketika itu seseorang dalam rombongannya berkata, “Kami bisa membawakan barang-barangmu di atas tunggangan kami.”

Rabi’ah Al-‘Adawiyah lalu berkata, “Ketika aku datang ke sana, aku tidak tergantung kepada kalian. Aku hanya bergantung pada keyakinanku kepada Allah. Jadi, silakan kalian pergi.”

Ketika rombongan haji berangkat, Rabi’ah Al-‘Adawiyah berdoa kepada Allah, “Ya Tuhanku, seperti inikah perbuatan para raja terhadap hamba-hamba-Nya yang lemah?

“Sungguh Engkau telah mengundangku untuk berziarah ke rumah-Mu. Kini Engkau membiarkan keledaiku berhenti di padang gurun, dan membiarkan diriku di tempat sunyi sendirian.”

Begitu selesai dengan ucapannya, keledainya bangkit. Lalu Rabi’ah meletakkan barangnya di atas punggung keledai dan meneruskan perjalanan, hingga kemudian bergabung dengan rombongan.

Karamah-karamah yang terjadi pada Rabi’ah Al-Adawiyah tersebut rnerupakan di antara hal-hal yang sepele dalam pandangan para wali Allah. Sebab, barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya akan diberikan jalan ketuar dan diberi rezeki dari tempat yang tidak bisa diperkirakannya.

Dan, Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi, tidak akan menghinakan hamba-Nya yang beriman, selamanya. Pada waktu-waktu yang di dalamnya teriadi musibah-musibah, serta keinginan-keinginan yang terhalang oleh suatu kendala, biasanya akan dibukakan pintu-pintu langit dan dicurahkanlah rahmat Allah, kemudian akan datang jalan keluar dari masalah, yang tidak diketahui oleh manusia. []

Sumber: 165 Nafas-nafas Cinta, Kidung Cinta Rabiah Al Adawiyah/Penulis:Rudyiyanto/Penerbit: Srigunting,2010

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline