Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Wanita yang Masuk Islam Saat Bai’at Aqabah Pertama

Dialah Khawa’ binti Yazid dalam sebuah riwayat disebutkan yaitu Hawa binti Zaid bin Sinan bin Abdu al-Asyhal al-Anshariyah. Ibunya bernama Aqrab binti Mu’adz, adik perempuan seorang sahabat senior Sa’ad bin Mu’adz.

Khawa’ menikah dengan seorang penyair dari suku Aus yang gagah berani dan patriotik bernama Abu Yazid Qais bin al-Khathim. Khawa’ adalah salah satu di antara kaum Anshar yang masuk Islam pada awal pertemuan mereka dengan Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam yaitu pada peristiwa baiat aqabah yang pertama.

Ketika Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam hijrah ke Madinah, Khawa’ termasuk wanita pertama yang menyatakan bai’at.

Ummu Amir al-Asyhaliyah bercerita, “Selepas maghrib aku, Laila binti al-Khathim, dan Hawa’ binti Yazid menemui Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam. Kami menyamar dengan cara menutupi tubuh kami dengan kain.

Beliau bertanya, `Ada keperluan apa kalian?’

Kami menjawab, `Kedatangan kami untuk berbal’at-kepada Anda.’

Khawa’ sengaja menyembunyikan keislamannya karena takut kepada suaminya, Qais, yang masih tetap kafir. Tetapi ketika tahu istrinya telah meninggalkan agama nenek moyangnya, Qais berusaha meneror dan mengejeknya.

Setiap kali melihat istrinya sedang shalat, ia menarik pakaian istrinya dan diletakkan ke kepalanya. Ia bahkan semakin berani mempermainkan istrinya. Dan ketika istrinya sedang sujud, ia sengaja membanting kepalanya. Sesungguhnya Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam tahu semua cerita tentang kaum muslimin yang menjadi pengikutnya di Madinah sebelum beliau berhijrah ke sana.

Di Dzi Majaz, salah satu pasar di Mekah, Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bertemu dengan suami Khawa’ (Qais bin al-Khathim) yang kurang ajar itu. Beliau ingin menunjukkan hati Qais kepada Islam, mengingat ia adalah seorang pemimpin kaumnya yang gigih membela mereka.

Selain itu ia juga dikenal sebagai seorang penyair yang hebat. Beliau mengajak Qais masuk agama Islam. Tetapi Qais menolak ajakan tersebut. Qais bin al-Khatim meninggal dunia dalam keadaan belum masuk Islam.

Mahabenar Allah dalam firman-Nya, “Sesungguhnya kamu tidak bisa memberi petunjuk kepada orang yang kamu cintai. Tetapi Allahlah yattg memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.”

Menurut seorang perawi, nama lain Khawa binti Yazid al-Asyhaliyah ialah Ummu Bajid. Tetapi keterangan ini disangkal oleh perawi-perawi yang lain. []

Sumber: Wanita-Wanita Kebanggaan Islam/Penulis: Umar Ahmad al-Rawi/Penerbit: Akbarmedia,2015

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline