Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Uwais Al-Qarni, Model Anak yang Bakti pada Ibunya

ﻭَﻗَﻀَﻰٰ ﺭَﺑُّﻚَ ﺃَﻟَّﺎ ﺗَﻌْﺒُﺪُﻭﺍ ﺇِﻟَّﺎ ﺇِﻳَّﺎﻩُ ﻭَﺑِﺎﻟْﻮَﺍﻟِﺪَﻳْﻦِ ﺇِﺣْﺴَﺎﻧًﺎ ۚ ﺇِﻣَّﺎ ﻳَﺒْﻠُﻐَﻦَّ ﻋِﻨْﺪَﻙَ ﺍﻟْﻜِﺒَﺮَ ﺃَﺣَﺪُﻫُﻤَﺎ ﺃَﻭْ ﻛِﻠَاﻫُﻤَﺎ ﻓَﻠَﺎ ﺗَﻘُﻞْ ﻟَﻬُﻤَﺎ ﺃُﻑٍّ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﻨْﻬَﺮْﻫُﻤَﺎ ﻭَﻗُﻞْ ﻟَﻬُﻤَﺎ ﻗَﻮْﻟًﺎ ﻛَﺮِﻳﻤًﺎ

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (QS. Al Isra’ ayat 23).

BACA JUGA: Celakalah Kau! Apakah Ibumu Masih Hidup?

Apatah jadinya seorang anak durhaka sama sekali kepada ibunya. Seperti kacang busuk lupa kulitnya.

Tak ada yang menyangkal bahwa sosok ibu adalah orang yang paling berharga dalam hidup seseorang. Dalam pepatah dikatakan “Ibu adalah Sekolah pertama”. Jadi, patut saja jika Hari Ibu diperingati adanya pada 22 Desember.

Sebagai contoh yang patut diteladani, para sahabat serta tabi’in adalah orang yang paling dekat adanya dengan rasulullah SAW. Yang senantiasa sangat patuh dan mengerti benar apa saja yang dibawa rasulullah.

Salah satu dari mereka adalah Uwais al-Qarni (w. 657M), penduduk Qarn, Yaman. Seorang penggembala domba serta selalu merawat ibunya yang tua renta, lumpuh serta buta. Sangat layak dijadikan model bakti kepada sosok ibu.

Yang paling terkenal dari sosok Uwais adalah kegigihannya ketika menggendong sang ibu dari Yaman menuju Mekkah yang berjarak sekitar empat ratus kilometer untuk menunaikan haji.

BACA JUGA: Umar Meminta Uwais agar Memohonkan Ampunan untuknya

Uwais adalah tabi’in yang paling utama, bahkan sayyidina Umar diberi wasiat untuk memohonkan kepadanya ampunan Allah. Berdasarkan nash dalam riwayat lainnya, dari Umar bin al-Khattab, Rasulullah bersabda,

إِنَّ خَيْرَ التَّابِعِينَ رَجُلٌ يُقَالُ لَهُ أُوَيْسٌ وَلَهُ وَالِدَةٌ وَكَانَ بِهِ بَيَاضٌ فَمُرُوهُ فَلْيَسْتَغْفِرْ لَكُمْ

“Sesungguhnya tabi’in yang terbaik adalah seorang pria yang bernama . Uwais. Ia memiliki seorang ibu dan dulunya berpenyakit kulit (tubuhnya ada putih-putih). Perintahkanlah padanya untuk meminta ampun untuk kalian.” (HR. Muslim no. 2542).

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline