Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Umar bin Khattab dan Pengemis Yahudi

0

Di tengah jalan, Umar bin Khattab menjumpai seorang laki-laki tua yang sedang mengemis. Ia pun bertanya, “Engkau dari Ahli Kitab yang mana?”

“Yahudi,” jawab si pengemis.

Umar bertanya lagi, “Apa yang mendorongmu untuk melakukan pekerjaan seperti ini? Bukankah engkau dahulu suka membayar jizyah?”

Related Posts

Ketika Serban Umar bin Khattab Tersangkut

Pengemis Yahudi itu menjawab, “Dahulu aku suka membayar jizyah. Akan tetapi, kini aku tidak sanggup karena tidak kuat bekerja lagi. Aku sudah tua sekarang, sementara perut yang lapar tidak bisa ditunda. Karena itu, aku mengemis, wahai Amirul Mukminin.”

Umar merasa iba melihatnya. Ia pun membawa pengemis Yahudi itu ke bendahara Baitul Mal seraya berkata, “Perhatikan orang ini dan orang-orang yang seperti dia. Beri dia sejumlah uang dari Baitul Mal yang cukup dan dapat memperbaiki keadaannya.’ Umar melanjutkan, “Kita bertindak tidak adil terhadapnya, menerima pembayaran jizyah darinya kala ia masih muda, lalu menelantarkannya kala dia telah lanjut usia. Sesungguhnya, sedekah itu diberikan kepada orang-orang fakir dan miskin. Dan orang ini termasuk dari orang-orang miskin Ahli Kitab.” []

Sumber: The Great of Two Umar/ Penulis: Fuad Abdurrahman/ Penerbit: Zaman, 2016

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

you're currently offline