Picture: vecteezy.com

Umar Bin Khaththab Rindu Sang Ayah

Abdurrahman bin Hatib bercerita, “Suatu ketika, saat aku bersama `Umar bin Khaththab di bukit Dajnan (yaitu sebuah gunung yang terletak hanya 25 kilometer dari kota Makkah), ‘Umar bercerita, `Aku biasa menggembala unta-unta milik ayahku tepat di tempat ini. Dia adalah orang yang kasar dan keras. Saat itu, aku menggembala unta sambil mengumpulkan kayu bakar.”

Sebagaimana Sa`id bin Musayyib yang pernah berhaji bersama `Umar menceritakan bahwa ‘Umar berkata ketika berada di bukit Dajnan, “Tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah, Mahatinggi dan Mahakuasa, Maha Pemberi apa yang Dia kehendaki kepada siapa pun yang Dia kehendaki. Dulu, aku biasa menggembalakan unta-unta milik ayahku di lembah ini dengan mengenakan pakaian seadanya.

Khaththab adalah orang yang keras dan kasar. Dia mencelaku meskipun aku telah bekerja keras. Dan memukulku ketika aku lalai dari tugas yang telah diberikan kepadaku. Terkadang, aku di lembah ini sendirian hingga waktu malam.”

Sumber: The Golden Story of Umar bin Khaththab/ penulis: DR. Ahmad Hatta, MA/ Penerbit: Maghfirah Pustaka/ April 2014

About Erna Iriani

Indonesian Muslimah | Islamic Graduate Student | "Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian." (Umar bin Khatab)

Check Also

Enam Pelajaran dari Dokter Hati

Karena saya termasuk makhluk bergerak, maka saya tidak peru menyibukkan hatiku dengan sesuatu yang telah dijamin oleh Dzat yang Maha Kuat dan Kokoh.

you're currently offline