Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Ukhti Teladanilah Sikap Malu Aisyah Ini!

0 2

Aisyah r.a. telah terpilih untuk mengikuti Rasulullah saw dalam satu rombongan perjalanan. Dalam satu perhentian Aisyah keluar dari tempatnya yaitu sebuah tandu tertutup yang diangkat oleh beberapa laki-laki.

Tanpa disadari oleh mereka, mereka melanjutkan perjalanan padahal Aisyah ketika itu belum kembali ke tandu. Yang mana ini menunjukan bahwa Aisyah tidak bercanda atau bercakap-cakap dengan laki-laki yang ditugaskan untuk membawa tandu itu.

Dalam keadaan tertinggal, Aisyah masih bersikap tenang. Ia yakin pada Allah subhaanahu wa ta’ala untuk terus menunggu ditempat ia ditinggalkan, karena ia yakin Rasulullah akan kembali.

Related Posts

Seperti Mangkuk Terbalik dan Batu Besar Halus

Namun, Rasulullah tak juga kunjung datang, padahal Aisyah sudah lama menanti.

Datanglah seorang sahabat, dan ketika itu Aisyah tertidur dan cadarnya terbuka hingga nampak wajah Aisyah. Aisyah terbangun dan kaget melihat salah satu sahabat, lalu ia cepat-cepat menutup wajahnya dengan cadarnya.

Subhanallah, sifat malu Aisyah ini perlu menjadi contoh teladan untuk para musliah. Aisyah begitu menjaga dirinya dari laki-laki yang bukan Mahramnya walaupun laki-laki itu adalah sahabat Nabi yakni suaminya. []

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline