Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Tawadunya Nabi Muhammad di Hadapan Allah

Kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam ditawarkan kekuasaan oleh orang Quraisy akan diangkat menjadi raja di Makkah bahkan tidak hanya orang Quraisy, tetapi Allah Swt juga menawarkan dengan menurunkan malaikat Israfil dan bertanya kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam, “Ya Muhammad apakah engkau ingin menjadi Mulkan Nabiyan (Nabi yang raja seperti Sulaiman, Daud) atau menjadi Abdan Rasullan (Nabi yang hamba)?”

BACA JUGA: Dua Tawaran dari Allah untuk Rasulullah

Untuk menjawab pertanyaan ini Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam memandang kepada Malaikat Jibril.

Jibril mengatakan, “Tawadu’ ya Muhammad, di hadapan Allah.”

Maka Nabi memilih menjadi Abdan Rasulullah. Bahkan gelar tertinggi Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam adalah Abdullah.

Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam mengatakan, “Aku duduk seperti duduknya hamba dan makannya hamba.”

BACA JUGA: Pembangunan Masjid Rasulullah

Kalau Nabi berpikiran seperti kita sekarang pastilah kita akan memilih kekuasaan, sehingga Nabi tinggal memanggil Abu Jahal dan Abu Lahab, lalu berkata, “Kemarilah kalian, masuk Islamlah, jika tidak, aku penggal kepalamu.”

Walallahu a’lam []

Sumber: Keistimewaan ummat akhir zaman dalam pandangan Allah dan Rasul-Nya/ Karya: Abu Salman al-Farisi/Penerbit: Pustaka Ramadhan/2007

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline