Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Tatkla Allah Swt Memerintahkan Qolam untuk Mendatangi Lauh

0 29

Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ketika Allah menciptakan qolam, kemudian lauh (mahfuz), Allah Swt memerintahkan qolam untuk mendatangi lauh. Allah Swt berfirman kepada qolam, “Wahai qolam.”

Qolam menjawab, “Aku sambut panggilan-Mu dan aku siap menerima perintah-Mu Ya Robbi”

Allah memberi perintah, “Tulislah pertama kali bismillahirrohmanirrohimi.”

Ketika qolam menulis “ba” keluarlah darinya cahaya yang menyinari segala sesuatu di malakut dari mulai ‘arsy sampai bumi.

Bertanyalah qolam, “Ya Robbi! Apakah ‘ba’ ini?”

Allah menjawab, “Ba ini adalah bariun liummati Muhammadin (pembebas untuk umat Muhammad).”

Allah memerintahkan qolam menulis “Sin”.

Ketika qolam menulisnya, keluarlah dari lekukan-lekukan-nya beberapa cahaya. Cahaya yang satu memancar ke ‘arsy, yang satu ke kursi dan yang satu ke surga.

Ketika qolam melihat ketiga cahaya ini, ia bertanya, “Ya Ilahi! Apakah cahaya-cahaya ini?”

Allah menjawab, “Ini adalah cahaya umat Muhammad ‘alaihissolatu wassalam. Adapun cahaya yang memancar ke ‘arsy adalah cahaya al-sabiqin (orang yang kebaikannya amat banyak, melebihi amal buruknya), cahaya yang memancar ke kursi adalah cahaya al-muqtasidin dan cahaya yang memancar ke surga adalah cahaya dan az-zolimin di antara mereka.”

Allah memerintahkan Qolam menulis “mim”.

Ketika qolam menulisnya, keluarlah darinya cahaya yang lebih terang dan lebih bersinar dari cahaya “ba” dan “sin” sehingga menyinari segala sesuatu dari ‘arsy sampai bumi. Terdiamlah qolam dalam ketakjuban seribu tahun.

Setelah itu, bertanyalah qolam, “Ya Robbi, Apakah cahaya ini?”

Allah menjawab, “Ini adalah Nur Muhammad ‘alaihissolatu wassalam. Dia adalah kekasih-Ku, pilihan-Ku dan rosul-Ku. Ini Sayyid seluruh nabi dan rosul. Dan tidak Aku ciptakan segala sesuatu, kecuali karenanya.”

Ketika mendengarnya, qolam ingin menyampaikan salam pada Nur Muhammad ‘alahissolatu wassalam, sehingga meminta izin kepada Allah untuk melakukannya.

Berkatalah qolam, “Assalamu ‘alaika wahai RosUlallah – wahai Habiballah dan wahai Nurullah.”

Allah berfirman, “Wahai qolam! engkau telah menyampaikan salam kepada kekasih dan rosul-Ku, padahal saat ini ia tidak ada. Apabila ada, pastilah ia menjawab salammu. Karena itu, Aku jawab padamu baginya. Bagimu salam dari-Ku wahai qolam”.

Allah memerintahkan qolam menulis Allah Ar-Rohman Ar-Rohim.

Bertanyalah qolam, “Ya Robbi, apakah nama-nama ini bagi-Mu?”

Allah Yang Maha Tinggi menjawab, “Aku, Allah, untuk as-sabiqin. Aku, Ar-Rohman, untuk al-muqtasidin. Aku, Ar-Rohim, untuk al-‘asin dan az-zolimin.” []

Wallahu a’lam

Baca juga: Jin Telah Ada Dua Ribu Tahun Sebelum Adam

Sumber: Kisah Rindu Penyejuk Kalbu/Penulis: Muhammad Yajid Kalam

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline