Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Tatkala Umar bin Abdul Aziz Melihat Wajah yang Bertempatkan di Tengkuk

0

Ibnu Abu Dunya berkisah bahwa Umar bin Abdul Aziz pernah berkata kepada Musalamah bin Abdullah, “Wahai Musalamah, siapakah yang mengkubur bapakmu?”

“Si fulan tuanku,” jawab Musalamah.

Umar bin Abdul Aziz bertanya lagi, “Siapakah yang mengkubur al-Walid?”

“Si fulan tuanku,” jawab Musalamah.

Umar bin Abdul Aziz berkata, “Aku akan mengabarkan kepadamu, yang mana kabar ini dari orang yang mengkubur bapakmu dan Walid. Ketika jasad mereka berdua sudah ditaruh di liang lahat, namun dengan sendirinya wajah mereka berbalik kearah punggungnya. Wahai Musalamah, perhatikanlah wajahku ketika aku mati nanti. Kamu harus memegang wajahku.”

Ketika Umar bin Abdul Aziz meninggal dunia dan jasadnya diletakkan di liang lahat maka aku pegang wajahnya. Dan wajahnya berposisi sebagaimana mestinya.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abu Dunya bahwa salah seorang ulama salaf bercerita: Anak perempuanku telah mati. Dan pada suatu hari, aku pergi ke kuburannya untuk memperbaiki tempat kuburannnya. Namun aku lihat wajahnya berpaling dari kiblat. Sungguh, aku sangat bersedih.

Pada suatu hari, aku bermimpi berjumpa dengan anakku, dia berkata, “Wahai bapakku, kamu bersedih ketika melihatku berpaling dari arah kiblat. Sungguh, semua orang yang ada di sekitarku wajahnya berpaling dari kiblat.”

Kemudian ulama itu berkata, “Seakan-akan anakku ingin menjelaskan kepadaku bahwa itulah akibat dari orang-orang yang sombong di dunia.”

Umar bin Maimun berkata, “Aku pernah mendengar Umar bin Aziz berkisah seperti ini: Pada suatu hari, aku bersama dengan orang yang memakamkan al-Walid bin Abdul Malik di dalam kuburnya. Aku melihat dua lututnya menyatu dengan lehernya.

Kemudian aku berkata, “Demi penguasa ka’bah, hal itu sangat mengerikan.”

Setelah kejadian itu, Umar bin Aziz bertambah khusyu’ ibadahnya.

Umar bin Abdul Aziz berkata kepada Yazid bin Muhlab ketika dia diangkat sebagai gubernur di Irak, “Wahai Yazid, bertakwalah, sungguh, ketika aku ikut dalam memakamkan al-Walid, tiba-tiba tubuhnya terlempar di dalam liang lahatnya.” []

Baca juga: Datangnya Masa di Mana Tidak Ada Seorang Fakir Miskin

Sumber: Takut Hanya Pada Allah: 152 kisah hikmah manusia-manusia shaleh yang hanya takut pada Allah dan hari akhir/ Penulis: DR. Musthafa Murad

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More