Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Tatkala Sekelompok Malaikat Turun ke Bumi

0

Usaid sangat mencintai al-Qur’an seperti mencintai kekasihnya. Kecintaannya pada al-Qur’an inilah yang mengantarkannya masuk Islam. Suatu malam, Usaid bin Hudhair membaca al-Qurlan di belakang rumahnya.

Di dekatnya, terlihat putranya yang masih kecil sudah tertidur lelap. Di sampingnya, berdiri seekor kuda yang siap mengantarnya berperang membela agama Allah. Saat Usaid membaca al-Qur’an, kuda itu meronta-ronta hebat dan berlari ke sana kemari. Akibatnya, tali kekangnya hampir terputus.

BACA JUGA: Mengapa Keutamaan Kaum Perempuan Tidak Disebutkan dalam Al-Quran Sebagaimana Kaum Laki-Laki?

“Ada apa dengan kudaku ya?” pikir Usaid keheranan.

Kudanya baru diam, saat Usaid berhenti membaca al-Qur’an. Ternyata kejadian tersebut terus berulang. Setiap Usaid membaca al-Qur’an, selalu saja kudanya bergerak dan tak mau diam.

Namun saat Usaid tidak membaca al-Qur’an, kudanya pun ikut terdiam. Bersamaan dengan itu, tiba-tiba Usaid melihat awan yang bentuknya seperti payung.

“Belum pernah aku melihat bentuk awan yang mengagumkan seperti itu,” ucap Usaid penuh kekaguman.

BACA JUGA: Nadhr bin Harits, Penyair yang Melecehkan Al-Quran

“Ketahuilah, Usaid. Awan yang mirip payung itu adalah sekelompok malaikat yang turun ke bumi karena mendengarkan engkau membaca al-Qur’an,” jelas Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam saat Usaid menceritakan kejadian itu padanya. []

Sumber: 77 Pesan Nabi untuk Anak Muslim/Karya: Abu Alkindie Ruhul Ihsan dan Abu Azka

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline