Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Tatkala Rab’i Hidup Kembali Sesaat dan Memberi Kabar Gembira

0

Hisyam bin Ammar pernah meriwayatkan sebuah kisah dari Rab’i bin Kharrasy al-Abasy. Rab’i bertutur, “Suatu hari, adikku, ar-Rabi’ bin Kharrasy sakit keras. Aku lalu menjenguknya. Tidak lama setelah aku duduk di sampingnya, ia meninggal. Kami lalu bergegas untuk mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan pengurusan mayat.

Begitu aku membuka kain yang menutup wajahnya, tiba-tiba mayat adikku tadi berkata, ‘Assalamu’alaikum.’

Kami tersentak dan kaget, lalu kami menjawab, ‘Wa’alaikum salam.’

‘Adik, bukankah kau telah meninggal?’

‘Ya, memang aku telah meninggal. Barusan, aku bertemu dengan Allah. Allah telah memberikanku wewangian dan angin serta udara yang segar. Allah tidak marah. Aku juga diberi pakaian yang terbuat dari sutra yang berwarna hijau. Lalu aku memohon kepada-Nya, agar diizinkan untuk memberikan kabar gembira ini kepada kalian, dan Allah pun mengizinkanku. Kenikmatan dan kehidupan setelah dunia ini benar adanya. Oleh karena itu, bergegaslah untuk berbuat baik, dekatkan diri kepada Allah sedekat-dekatnya, bergembiralah dan ja-ngan pernah lari dari rahmat-Nya.”

Papar adikku dan begitu selesai berbicara, ia meninggal kembali. []

Sumber: Setan Pun Hafal Ayat Kursi/Penulis: Aep Saepulloh Darusmanwiatimbal/Penerbit: Zaman, 2008

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline