Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Tatkala Mu’adz Menemui Umar di Pagi Buta, Ternyata Ini Penyebabnya

0

Mu‘adz bin Jabal adalah seorang pemuda yang amat tampan. berkulit bersih. dan bertutur kata amat santun. Dia termasuk orang yang pertama kali masuk Islam atau disebut juga assaabiqunal awwaluun. Dalam usia yang masih sangat muda. Mu‘adz telah memiliki kecerdasan yang luar biasa, wawasannya Iuas dan ahli dalam soal hukum. Bahkan, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, memujinya. “Umatku yang paling tahu akan halal dan haram ialah Mu‘adz bin Jabal.”

Dengan keluasan ilmu yang dimilikinya. Mu‘adz mendapat kepercayaan dari Rasulullah. untuk membimbing dan mengajari Kaum Muslim tentang seluk-beluk agama Islam di Kota Yaman. Begitu juga pada masa pemerintahan Abu Bakar. Mu‘adz kembali ke Yaman. Di masa inilah Mu‘adz menjadi orang yang kaya raya. Hal itu membuat Umar cemas. Jangan-jangan. Mu‘adz akan menjadi lupa diri dan lebih mementingkan dunia.

Umar segera menemui Mu‘adz dan menceritakan kekhawatirannya. Namun. Mu‘adz dapat meyakinkan Umar bahwa semua harta itu dia peroleh dengan cara yang halal. Jawaban Mu‘adz mampu menenangkan hati Umar sehingga dia pun pulang kembali ke rumahnya.

BACA JUGA: Akhir yang Memilukan dari Perjuangan Khalifah ‘Utsman

Malam harinya Mu’adz ditegur oleh Allah Ta’ala, melalui mimpi. Mimpi itu membuat Mu’adz ketakutan.

Pagi-pagi sekali keesokan harinya. Mu‘adz mendatangi rumah Umar. Ada apakah gerangan sampai’Mu‘adz bersegera menemuinya? Umar mulai bertanya-tanya.

“Tadi malam saya bermimpi.“ Mu‘adz mulai bercerita. “saya masuk ke dalam kolam yang penuh dengan air hingga saya takut tenggelam.” Air mata mulai berlinang di mata Mu‘adz.

Umar mendengarkan cerita sahabatnya itu dengan penuh perhatian.

“Untunglah. saat itu Anda datang dan menyelamatkan saya.” lanjut Mu‘adz.

Mendengar hal itu. Umar mengajak Mu‘adz menemui Khalifah Abu Bakar. Di sana, Mu‘adz meminta Abu Bakar untuk mengambil setengah dari hartanya. Abu Bakar tersenyum mendengar permintaan Mu’adz. Dia tahu betul bahwa Mu‘adz adalah seorang yang bersih hatinya dan tinggi budinya.

Mendengar hal itu. Umar mengajak Mu‘adz menemui Khalifah Abu Bakar. Di sana. Mu‘adz meminta Abu Bakar untuk mengambil setengah dari hartanya. Abu Bakar tersenyum mendengar permintaan Mu‘adz. Dia tahu betul bahwa Mu‘adz adalah seorang yang bersih hatinya dan tinggi budinya. []

BACA JUGA: Jin Takut dengan Sosok Umar Bin Khattab

Sumber: 60 Kisah Seru Sahabat Rasul/ Penulis: Ummu Akbar/ Penerbit: Mizan/September, 2007

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

you're currently offline