Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Tatkala Hewan dijadikan Sasaran Memanah

0

‘Abdullah bin ‘Umar yang merupakan putra sulung ‘Umar bin Al-Khattab, lahir di kota Makkah pada tahun ke-10 sebelum Hijrah atau 63 M. Ketika ayahnya memeluk Islam, saudara kandung Hafshah binti ‘Umar, istri ke-4 Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam, ini pun mengikuti jejak langkah sang ayahanda. Lantas, ketika beliau memerintahkan para pengikutnya di Makkah untuk berhijrah ke Yatsrib, dia pun berhijrah ke kota tersebut. 

Hari itu Abdullah genap berusia 14 tahun. Ia mengajak seorang temannya untuk menemaninya berjalan-jalan ke pinggiran Kota Makkah. Saat baru saja tiba di tempat yang ditujunya, dia melihat beberapa anak muda kota itu sedang mengikat seekor burung untuk dijadikan sasaran memanah, dengan membayar sejumlah uang kepada pemilik burung setiap kali bidikan mereka melenceng.

Related Posts

Fitnah yang akan Terjadi Setelah Rasulullah Tiada

Begitu tahu yang datang adalah ‘Abdullah bin ‘Umar, anak-anak muda itu pun merasa bersalah. Segera mereka lari tunggang langgang.

Melihat hal tersebut, ‘Abdullah bin ‘Umar pun berucap kepada sang teman, “Kenapa hal yang demikian itu tetap mereka lakukan? Bukankah mereka tahu, Allah Swt sejatinya mengutuk tindakan mereka yang demikian itu. Dan, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam pun mengutuk orang-orang yang menjadikan makhluk bernyawa sebagai sasaran. []

Sumber: Wangi Akhlak Nabi: Kisah-Kisah Teladan Rasulullah SAW. Tentang Cinta,Persaudaraan, dan Kebaikan/Penulis :Ahmad Rofi’ Usmani/Penerbit: Mizania,2007

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline