Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Tatkala Aku Menyembah Tuhanku, Lalu Menghinakannya

0 29

Mungkin belum pernah ada seorang sahabat Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam, yang bisa tertawa dan menangis dalam satu waktu kecuali Umar bin Khaththab, dan karena perilaku ini pula yang mampu menghibur Nabi hingga tertawa karenanya.

Ketika ditanya mengapa Umar menangis saat itu, ia mengungkapkan yang menyebabkan ia menangis adalah teringat akan perilaku jahiliyah dulu yang sempat mengubur anak-anak perempuannya. Ia sangat menyesali perbuatan jahiliyahnya tersebut seraya berkhayal sekiranya mereka masih hidup saat itu, mungkin anak-anak perempuannya akan memberikan banyak cucu-cucu generasi penerus Umar.

Ketika ditanya mengapa Umar tertawa saat itu, Umar pun kembali menjelaskan bahwa perilaku jahiliyahnya pula yang menyebabkan dirinya tertawa. Ia mengungkapkan bahwa di masa jahiliyahnya dulu, Umar terbiasa membuat patung-patung sembahan berhala terkadang dari gandum atau manisan. Namun tatkala Umar dilanda lapar atau muslim paceklik, Umar pun terpaksa mempreteli patung berhala sembahannya kemudian Umar pun memakannya.

Related Posts

Ketakutan Ali Bin Abi Thalib Menjelang Kewafatannya

Mendengar kelakuan Umar yang memakan tuhan berhala sembahannya, Rasulullah tertawa seraya berkata, “Di mana akal sehat kalian pada saat itu?”

Umar menjawab, “Akal kami memang tinggi seperti gunung hanya saja pada saat itu Yang Menciptakan Alam telah menyesatkan kami.” []

Sumber: Menangis dan Tertawanya Umar Bin Khattab/ Penulis: H. Usep Komu H.M. /Pikiran Rakyat

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline