Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Surat tentang Tabayyun dan Kesanggupan Al-Harits Berzakat

0

Setelah al Harits masuk Islam, Rasulullah saw memerintahkannya mengeluarkan zakat. la pun menyanggupinya karena termasuk golongan yang mampu.

BACA JUGA: Sistem Distribusi Zakat Utsman bin Affan

Saat zakat terkumpul, Al Harist merasa heran kenapa Rasulullah belum mengirimkan utusannya untuk mengambil zakat dari hartanya. Al Harits dan para hartawan yang berzakat pun hendak menemui Rasulullah.

Sebenarnya, Rasululah saw telah mengutus Al-Walid bin ‘Uqbah untuk mengambil zakat di tempat Al Harits.

Namun, Al-Walid menghentikan perjalanannya. la kembali menemui Rasulullah dan membuat laporan palsu. Lalu, Rasulullah mengirimkan beberapa utusan berikutnya. Di tengah perjalanan mereka bertemu dengan rombongan Al Harits.

Utusan itu berkata bahwa tadinya Rasulullah sudah mengirimkan Al-Walid. Utusan lain itu mengatakan bahwa al-Walid telah menjelaskan, Al harits tidak mau menyerahkan zakat dan mengancam akan melukai Rasulullah.

Al Harits yang juga mendengar berita itu tersentak kaget. Dengan segera, la lalu menghadap Rasulullah untuk memperjelas masalah ini.

Saat itu turunlah QS Al-Hujurat (49) ayat 6 sebagai peringatan kepada kaum Mukminin agar bertabayyun (mengklarifikasi) suatu informasi atau keterangan.

BACA JUGA: Tidak Zakat, Namun Empat Ribu Dirham Habis Dalam Semalam

Peringatan agar tidak hanya menerima keterangan dari satu pihak. Rasulullah saw pun memanggil Al-Walid dan memintanya menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. []

Sumber: 365 Kisah Teladan Islam/Ariyani Syurfah

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline