Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Sungguh Aniaya, Ia Mengambil Hakmu

0

Nabi Daud adalah Rasul yang agamanya kuat dan luas kerajaannya. Ia dapat menggunakan gunung-gunung untuk mempertahankan negaranya dari serangan musuh. Burung-burung berkumpul dekat istananya berbunyi-bunyi berkumpul dekat istananya berbunyi bertasbih memuji Allah. Di antaranyaada diperintahkan untuk membawa surat-surat ke daerah yang jauh. Beliau seorang ahli hukum sehingga ia memberlakukan seadil-adilnya.

BACA JUGA: Nabi Daud: Apakah Ilmu yang Bermanfaat Itu?

Namun, pernah terjadi suatu perkara yang merugikan pihak lain. Saat itu Nabi  Daud mempunyai 99 orang istri, dan untuk mencukupkannya menjadi seratus ia meminta istri seorang petani untuk mau diperistri olehnya.

Saat itu memamg sudah menjadi adat yang biasa memiliki istri banyak. Tapi ternyata, petani itu tak menyukai keinginan Nabi Daud, ia pun berkata, “Mengapa baginda menginginkan istri saya? padahal baginda sudah memiliki 99 istri.”

Nabi Daud menjawab, “Saya ingin mencukupkan menjadi seratus orang.”

Karena kejadian itu, Allah pun mengutus dua orang Malaikat ke istana, lalu ia berkata, “Kami berdua orang yang berselisih, saudaraku ini memiliki 99 ekor biri-biri dan aku hanya mempunyai 1 ekor saja. Ia aberkata kepadaku unuk memberikan biri-biri milikku kepadanya agar menjadi genap seratus ekor. Aku tidak menyukai hal itu, namun ia pintar berbicara sehingga aku dikalahkan olehnya.”

“Sunggu aniaya saudara ini karena meminta biri-biri milikmu yang hanya seekor. Ia telah mengambil hakmu.”

BACA JUGA: Nabi Daud: Demi Allah, Engkau Adalah Malaikat Pencabut Nyawa

Saat Nabi Daud menjatuhkan hukuman kepada orang yang berbuat aniaya itu, ia segera tersadar ternyata orang yang datang kepadanya ialah malaikat yang diutus Allah untuk menyadarkan keserakahannya. Segeralah ia meminta ampun kepada Allah atas dosanya. Demikianlah Allah memberikan pelajaran kepada Rasulnya yang bijaksana. []

Sumber: Qishashul Anbiya Sejarah 25 Rasul/Karya: Ny. Hj. Hadiyah Salim/Penerbit: Pt Al-Ma’arif Bandung

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline