Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Siapa Engkau Sesungguhnya, Wahai Muhammad?

0

Sebuah riwayat termahsyur yang ditulis dalam kitab ulama terdahulu dapat menjadi pelajaran bagi kita tentang makna kerendahan hati, kesabaran, ketaatan, dan kecintaan kepada Allah SWT dan kasih sayang kepada anak yatim.

Kisah ini mengungkapkan tentang pernyatan Allah SWT kepada rasul-rasul-Nya yang paling mulia.

“Siapa engkau sesungguhnya, wahai Musa?”

“Ana Kalamullah,” jawab Musa a.s.

“Siapa engkau sesungguhnya, wahai Ibrahim?”

“Ana Kalilullah,” jawab Ibrahim a.s.

“Siapa engkau sesungguhnya, wahai Isa?”

Related Posts

Kisah Air Zamzam

Hajar dan Sa’i

“Ana Rahullah,” jawab Isa a.s.

“Siapa engkau sesungguhnya, wahai Muhammad?”

“Ana yatim,” jawab Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam.

Kemudian, Allah SWT menyahut, “Engkau kekasihku Habibullah.”

Begitulah rasa kehambaan dan tawaduk yang luar biasa dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam adalah hak Tuhan untuk menyebut bahwa Baginda Muhammad sebagai kekasih-Nya, Dialah yang menjamin bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam itu bersih dari dosa dan kesalahan. Tetapi, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam menganggap dirinya adalah tetap sebagai hamba Allah SWT yang senantiasa meminta kasih sayang dari Tuhan serta menghamba kepada-Nya. []

Baca juga: Ternyata Nabi Idris Pelopor dari Teknologi yang Sekarang Ada, Bagaimana Bisa?

Sumber: 1001 berkah anak yatim/Penulis: Muhammad Muslih Aziz/Penerbit: Hikmah, 2008

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline