Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Sepuluh Hikmah di Balik Pertemuan Malaikat Jibril dengan Rasulullah SAW

0 118

Datangnya malaikat yang paling mulia, menemui Nabi yang paling mulia disaksikan para sahabat yang mulia tentulah merupakan hal yang istimewa. Diriwayatkan oleh Imam Muslim, dari sahabat ‘Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu, beliau mengisahkan,

Ketika kami tengah berada di majelis bersama Rasulullah pada suatu hari, tiba-tiba muncul dihadapan kami seorang laki-laki yang berpakaian sangat putih, berambut sangat hitam, tidak terlihat padanya tanda-tanda bekas perjalanan jauh dan tidak seorangpun diantara kami yang mengenalnya. Lalu ia duduk di hadapan Rasulullah dan menyandarkan lututnya pada lutut Rasulullah dan meletakkan tangannya di atas pahanya sendiri” (H.R Muslim).

Selanjutnta Jibril bertanya kepada Nabi tentang makna islam, iman, dan ihsan serta perkara tentang hari akhir dan dijawab oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dalam kisah datangnya Jibril terdapat beberapa Hikmah dibaliknya

1. Anjuran untuk aktif menghadiri majelis ilmu

Tatkala Jibril ‘alaihis salam datang, para sahabat sedang duduk bermajelis bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Demikianlah kebiasaan para sahabat. Mereka datang kepada Nabi untuk mendapatkan ilmu dan meminta nasihat kepada beliau. Mereka adalah orang yang semangat untuk mencari ilmu. Hendaknya kita bisa mengambil pelajaran dari kisah ini, dan menjadi motivasi bagi kita untuk aktif mendatangi majelis ilmu. Seseorang tidak akan bisa mendapat ilmu jika tidak datang menghadiri majelis ilmu, sebagaimana perkataan Imam Malik rahimahullah,

Ilmu itu didatangi, dia tidak akan datang sendiri.

2. Anjuran bagi para dai untuk aktif mengajarkan ilmu

Datangnya Jibril ‘alaihis salam tujuannya adalah untuk mengajarkan ilmu kepada para sahabat. Kedatangan beliau bukan karena diminta oleh Nabi dan para sahabat. Demikianlah semestinya seorang dai dan juru dakwah, adakalanya dia harus aktif dan punya inisiatif sendiri untuk mengajarkan ilmu tanpa harus diminta oleh muridnya atau harus menunggu diundang oleh panitia pengajian.

3. Memakai pakaian yang bagus saat menghadiri majelis ilmu

Jibril ‘alaihis salam datang menggunakan pakaian yang sangat putih, yang menunjukkan pakaian yang beliau pakai adalah pakaian yang bersih dan bagus. Baju putih juga adalah warna yang disukai oleh Rasul shalllahu ‘alaihi wa sallam . Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Pakailah oleh kalian pakaian yang putih karena itu termasuk pakaian yang paling baik” (HR. Abu Daud 4061, hasan).

Oleh karena itu, bagi penuntut ilmu dianjurkan untuk berhias diri dengan pakaian dan penampilan yang baik tatkala akan menghadiri majelis ilmu.

4. Hendaknya murid mengambil posisi yang dekat dengan guru

Dalam kisah tersebut diceritakan, “Lalu ia duduk di hadapan Rasulullah dan menyandarkan lututnya pada lutut Rasulullah”

Jibril menempelkan lutut beliau dengan lutut Nabi. Ini menunjukkan beliau mengambil posisi duduk yang sangat dekat dan juga menghadap kepada Nabi yang akan menyampaikan ilmu. Dengan posisi demikian beliau bisa menyimak dengan seksama ilmu yang disampaikan dan mendapat faidah yang lengkap. Inilah di antara adab dalam menuntut ilmu, yaitu mengambil posisi yang dekat dengan guru yang akan mengajarkan ilmu.

5. Fokus dan konsentrasi dalam belajar

Dalam kisah tersebut diceritakan, ”dan beliau (Jibril) meletakkan tangannya di atas pahanya sendiri”

Tatkala duduk, Jibril meletakkan kedua tangannya di atas paha beliau sendiri. Ini menunjukkan sikap duduk yang sempurna dan posisi yang fokus dalam mempelajari ilmu. Demikianlah seharusnya duduknya penutut ilmu di majelis ilmu. Mengambil posisi duduk yang benar dan sikap yang fokus memperhatikan guru. Tidak duduk asal-asalan, sibuk ngobrol  sendiri, mengantuk dan tidur, atau bahkan bermain HP saat di majelis ilmu.

6. Metode tanya jawab dalam mengajarkan ilmu

Hal ini akan mudah dipahami dan juga mudah untuk diingat. Metode seperti ini banyak dipraktikkan oleh Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana disebutkan dalam banyak hadits.

7. Boleh bertanya tentang sesuatu yang sudah diketahui dalam rangka mengajarkan ilmu kepada orang lain

Jibril bertanya kepada Nabi bukan berarti beliau tidak tahu. Akan tetapi ini dalam rangka pengajaran kepada para sahabat yang hadir pada saat itu. Dengan sebab pertanyaan Jibril, Nabi memberikan banyak penjelasan ilmu tentang islam, iman, ihsan, tanda hari kiamat, dll, sehingga para sahabat yang hadir mendapatkan tambahan ilmu.

8. Anjuran mengucapkan salam ketika menghadiri majelis ilmu

Dalam riwayat yang lain, disebutkan bahwa Jibril mengucap salam kepada Nabi ketika beliau memasuki majelis. Jibril mengucapkan, “Assalaamu ‘alaika Yaa Muhammad.

Nabi pun menjawab salam tersebut, sebagaimana hal ini disebutkan dalam hadits Abu Hurairah dan Abu Dzar yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud.

9. Tidak boleh menjawab pertanyaan tanpa dasar ilmu

Tidak boleh seseorang menjawab pertanyaan tanpa dasar ilmu. Oeh karena itu jawaban Nabi ketika ditanya tentang kapan  terjadinya hari kiamat, “Orang yang ditanya itu tidak lebih tahu dari yang bertanya.”

Beliau menjawab demikian karena memang beliau tidak mengetahui ilmu tentang hal tersebut.

10. Keutamaan dan pentingnya mempelajari dan mendakwahkan aqidah

Datangnya Jibril kepada Nabi dan disaksikan oleh para sahabat adalah suatu momen yang langka dan istimewa. Ilmu yang diajarkan dalam majelis tersebut adalah ilmu tentang pokok-pokok agama Islam yaitu tentang islam, iman, ihsan, dan juga tanda hari kiamat. Ini menunjukkan pengajaran tentang ilmu tersebut adalah sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh umat. Oleh karena itu para da‘i hendaknya menjadikan aqidah sebagai materi utama dalam dakwah. []

Sumber: Al-Minhatu Ar-Rabaniyyah fii Syarhi al Arba’in an Nawawiyyah/ Penulis: Syaikh Dr. Fauzan bin ‘Abdillah Al Fauzan hafidzahullah/ Penerbit: Pustaka Al Haura’

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline