Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Seperti Inilah Istri Salehah

0

Diriwayatkan dari Asma’ binti Abu Bakar, ia berkata, “Zubair menikahiku. Di bumi ini, ia tiada memiliki harta, budak, atau apa pun selain seekor kuda. Aku biasa memberi makan kudanya. Aku mencukupi keperluannya juga mengurusnya. Aku menumbuk biji- bijian dan menuangkan air, selanjutnya membuat adonan, namun aku tidak ahli dalam membuat roti. Tetangga-tetangga dari Anshar sering membuatkan roti untukku. Mereka adalah para wanita yang tulus.’

Asma’ meneruskan, “Aku biasa membawa biji-bijian di atas kepala dari tanah milik Zubair yang diberikan Rasulullah. Suatu ketika, aku datang dengan membawa biji-bijian berada di atas kepala. Aku bertemu Rasulullah bersama sejumlah shahabat. Beliau memanggilku lalu bermaksud mengajak aku naik unta di belakang beliau.

Related Posts

Aku malu berjalan bersama kaum lelaki, dan aku teringat sifat Zubair yang pencemburu. Ia sangat pencemburu. Rasulullah tahu aku merasa malu, beliau kemudian berlalu. Aku kemudian menemui Zubair kemudian berkata, “Dalam perjalanan Rasulullah berpapasan denganku saat aku membawa biji-bijian di atas kepalaku. Beliau bersama sejumlah shahabat. Beliau menderumkan unta agar aku naik bersama beliau. Aku merasa malu dan aku ingat sifat cemburumu.”

Zubair kemudian berkata, “Sungguh kau membawa biji-bijian itu lebih aku sukai daripada kau naik unta di belakang Rasulullah. Setelah itu, Abu Bakar mengirimkan seorang budak untuk mengurus keperluanku, sehingga aku tidak perlu lagi mengurus kuda milik Zubair. Abu Bakar melakukan ini seakan-akan telah memerdekakanku.” []

Sumber: Biografi 35 Shahabiyah Nabi/ penulis: Syaikh Mahmud al-Mishri/ penerbit: Ummul Qura/ Agustus 2016

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline