Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Seperti Apa Haji yang Mabrur Itu?

Suatu kali, Al-Hasan bin All bin Abi Thalib ditanya tentang haji yang mabrur.

BACA JUGA: Inilah Seruan Haji Pertama Kali oleh Nabi Ibrahim

Lalu al-Hasan bin Ali r.a. menjawab, “Setelah pulang dari ibadah Haji, mengurangi diri dari kesenangan kehidupan duniawi (zuhud) dan lebih menyukai amalan-amalan kehidupan akhirat.”

Haji mabrur menghapus dosa-dosa yang kecil dan besar. Orang-orang yang haji dan umroh adalah tamu-tamu Allah.

Kalau mereka memohon, maka akan dikabulkan. Kalau istigfar, maka akan diampuni. Kalau bersyahadat maka akan diterima. Dan Allah SWT mengakhiri amalannya dengan cahaya.

BACA JUGA: Do’a Umar bin Khattab di Haji Terakhirnya

Rasulullah saw. bersabda, “Orang yang wafat dalam keadaan berpakaian orang ihram, maka pada hari kiamat dia akan dibangkitkan dalam keadaan (mengucap seruan) talbiah.” []

Sumber: Hikmah dalam Humor, Kisah dan Pepatah/ karya Abdulaziz Salim Basyarahil

Artikel Terkait :

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More