Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Seorang Akademisi yang Hidup di Zaman Nabi

0

Dia pandai meramu kata. Kefasihannya menjadikan dia sebagai guru. Mahir pula membuat syair dan salah seorang sumber utama hadits-hadits nabi, tidak kurang dari 2210 hadits telah diriwayatkannya.

Kecerdasan yang dimilikinya menghasilkan pemikiran yang brilian. Sementara tindakannya menjadi misteri paling penting bagi setiap bahasan matakuliah.

Begitu banyak ilmu yang dikuasainya, dimulai dari kenegaraan, sistem politik, sejarah, hukum, retorika, farai’dh (pengaturan hak waris), hingga ilmu kedokteran.

BACA JUGA:Apakah Engkau Tidak Melihat Dunia dan Dunia Melihatmu?

Dan semua itu dipelajarinya dengan melihat, mendengar, menelaah dan kemudian menghafalnya.

Dialah Aisyah binti Abu Bakar. Istri Rasulullah Shallahu ‘alahi wasallam yang sering dipanggilnya Khumairo. Yang mana kamarnya menjadi tempat dimakamkannya Rasulullah.

BACA JUGA: Si Pemilik Ilmu Itu, Nafisah

Dan sepeninggal Rasulullah Shallahu ‘alahi wasallam . Aisyah banyak menghabiskan waktu untuk memberikan ta’lim. Ia wafat di usia 66 tahun. []

Sumber: Teladan Wanita Beriman/ Karya: Aini dan Ika/ Penerbit: Muslimah/ 2006

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More