Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Sedikit Sahur dan Berbuka, tapi Banyak Bersyukur

0 2

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwasanya suatu ketika di bulan Ramadhan pada saat berbuka puasa Imam Malik bin Anas menangis tersedu-sedu hingga bercucuran air matanya membasahi janggut.

Lalu salah satu muridnya bertanya, ”Wahai guruku yg mulia, ada apakah gerangan sehingga engkau menangis sedemikian sedih serta menyayat hati kami? Apakah ada di antara kami yg membuat hatimu sedih, atau hidangan yang ada saat ini kurang berkenan?”

Ia menjawab, ”Tidak, tidak, wahai murid-muridku. Sungguh kalian adalah murid-murid terbaikku dan sangat khidmah padaku, bahkan hidangan ini teramat nikmat buatku”.

Muridnya bertambah heran, lalu berkata, ”Apakah yang membuatmu menangis wahai guru kami tercinta?”

Imam Malik pun menjelaskan, ”Sungguh, aku pernah berbuka dengan guruku (Sayidinal-Imam Ja’far ash-Shadiq, cucu Baginda Rasulillah Shalallahu ‘alaihi wasallam), dengan makanan yang nikmat seperti saat ini, dan beliau (Sayidina Ja’far ash-Shadiq) berkata sambil terisak.

‘Wahai Ibnu Anas (Imam Malik) tahukah engkau, Rasulillah Shalallahu ‘alaihi wasallam terkadang berbuka dengan tiga buah kurma dan air, tapi beliau merasa sangat nikmat penuh syukur, bahkan seringkali Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam hanya berbuka sebutir kurma di bagi dengan Sayyidatuna Aisyah, tapi sungguh beliau merasa sangatlah nikmat, beliau sedikit sahur dan berbukanya, tapi sangat banyak ibadah dan syukurnya. Beliau selalu mendoakan kita umatnya yang selalu lalai kepada Baginda!’

“Sedang hari ini, kita dipenuhi makanan nikmat dalam berbuka, tapi kita sangatlah jauh dari ibadah dan rasa syukur…” lanjut Imam Malik, “Dan tahukah kalian setelah berkata itu, maka guruku manusia yang mulia (Sayidinal-Imam Ja’far ash-Shadiq) pingsan karena tidak mampu menahan ingatan beliau, terkenang akan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam.”

Setelah Imam Malik ibn Anas menceritakan hal itu sambil berisak tangis di depan murid-muridnya, sontak ruangan tersebut menjadi haru dengan isak pilu kerinduan kepada Baginda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam. []

Baca juga: Lima Hal Istimewa bagi yang Berpuasa

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline