Picture: psdgraphics.com

Sebelum Masuk Islam, Ternyata Umar Memiliki Hati yang Lembut

Ketika masa Jahiliah, Umar dikenal kasar bahkan juga senantiasa ikut menyiksa orang-orang Quraisy yang mengikuti ajaran Muhammad Saw. Tapi jauh sebelum itu ternyata Umar sebenarnya memiliki hati yang lembut.

Hati Umar sebenarnya telah tersentuh dengan keimanan. Sinar cahaya iman yang pertama kali menyentuh hati ‘Umar adalah ketika dia melihat sejumlah perempuan kaum Quraisy meninggalkan negeri mereka dan bertolak menuju sebuah negeri yang jauh yaitu Habsyi (Habasyah).

Ummu ‘Abdullah binti Hantamah menceritakan, “Ketika kami sedang bersiap untuk berhijrah ke negeri Habasyah, ‘Umar menghampiri dan berdiri di hadapanku. Kami pernah mendapatkan perlakuan keras dan kasar darinya, lalu dia berkata, ‘Apakah ini persiapan untuk berangkat, wahai Ummu ‘Abdullah?’

Ummu ‘Abdullah menjawab, “Ya, demi Allah, kami harus keluar dari negeri ini. Kalian telah menyakiti dan berbuat kasar terhadap kami, hingga Allah memberikan jalan keluar untuk kami.”

‘Umar berkata, “Semoga Tuhan menyertai kalian.”

Aku telah melihat satu kelembutan dari hati ‘Umar yang belum pernah aku lihat sebelumnya.” []

Sumber: 150 Kisah Umar bin al-Khaththab/ Penulis: Ahmad Abdul `Al Al-Thahtawi/ Penerbit: Mizan/ April 2016

About Erna Iriani

Indonesian Muslimah | Islamic Graduate Student | "Jangan menjadi gila karena cinta kepada seseorang, atau ingin menghancurkan seseorang karena kebencian." (Umar bin Khatab)

Check Also

Nabi Ibrahim Hanya Meninggikan Bangunan Kabah, Bukan Membuat Pondasi

Sebenarnya, yang dilakukan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS adalah meninggikan Ka'bah, karena fondasi Ka'bah telah ada sebelumnya.

you're currently offline