Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Sebatang Kayu dan Sebilah Pedang

0

Dikisahkan, seseorang bermimpi yang sangat menakutkan. Hampir setiap saat terbayang mimpi itu di benaknya sehingga sangat mengganggu aktivitasnya. Maka datanglah dia menghadap Imam Ja’far ash-Shadiq untuk menanyakan makna mimpinya itu.

Dengan gemetar dia menceritakan, “Aku bermimpi seakan ada satu bayangan kayu. Dia membawa sebilah pedang yang di ayun-ayunkannya di udara. Aku sangat ngeri melihat mimpi itu. Tolong beritahu apa takbir itu!”

“Pasti ada seseorang yang mempunyai harta yang ingin kau rampas hartanya dengan berbagai daya upaya?” kata Imam Ja’far.

“Bertakwalah (takutlah) engkau kepada Allah yang menghidupkan dan mematikanmu. Batalkanlah rencanamu itu,” lanjut Imam Ja`far lagi.

Orang itu berkata, “Sungguh engkau adalah seorang yang betul-betul alim, yang mendapatkan ilmu dari sumber aslinya. Kuakui bahwa aku memang mempunyai rencana jahat seperti itu. Kisahmya ada seorang tetanggaku yang memiliki sebidang sawah. Karena perlu uang, dia terpaksa mau menjualnya. Tidak ada seorang pun yang berniat untuk  membelinya, kecuali aku. Karena itu setiap hari aku berpikir mesti memanfaatkan kesempatan ini, kalau dapat dengan harga serendah mungkin untuk memilikinya.” []

Sumber: Moralitas Islam Dalam Ekonomi dan Bisnis/ Penulis: Dr. Yan Orgianus / Penerbit: Akbarmedia,2012

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline