Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Sebab Pohon Itu Mendatanginya

0 863

Pada zaman jahiliah di tanah Arab. Di mana dalam kehidupan masyarakatnya ada aturan yang tidak tertulis. Yang mana siapa kuat dia bakal menguasai segalanya, sementara yang lemah dapat dipastikan menjadi bulan-bulanan oleh yang kuat.

Suatu hari, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam berjumpa dengan Rukanah di suatu jalan.

Beliau berkata, “Wahai Rukanah, sebaiknya kamu bertakwa kepada Allah dengan memeluk agama yang aku bawa ini.”

BACA JUGA: Khalifah Al-Makmun dan Mukjizat Nabi Palsu

Dengan sombongnya ia menjawab, “Jika agama yang kau bawa benar, pasti sejak dulu aku sudah memeluknya.”

Mendengar ejekan tersebut, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam menantang Rukanah untuk beradu kekuatan. Dan Rukanah menerima tantangan itu. Hingga akhirnya dibuat heran atas kemampuan yang dimiliki Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam sebab tak terjangkau oleh nalarnya.

Selanjutnya, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam memanggil sebuah pohon yang jauh dari tempat mereka, seraya berseru, “Wahai pohon, kemarilah.”

Masya Allah. Pohon itu pun langsung mendatangi keduanya, lantas kembali ke tempat semula saat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam memerintahkannya untuk kembali.

Usai melihat peristiwa dari mukjizat itu. Karena gengsi yang menyelebungi hatinya lebih dulu. Rukanah menyebarkan bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam itu merupakan ahli sihir.

BACA JUGA: Apakah Isra dan Mi’raj Merupakan Mukjizat?

Tetapi pada akhirnya. Hidayah menjemput ia. Ia masuk Islam dan berjuang teguh dalam menegakkan syiar Islam. Ia wafat pada masa Khalifah Muawiyah bin Abu Sufyan.

Oleh: Nida Nur Fadillah

Sumber: 30 Dongeng Sebelum Tidur Untuk Anak Muslim/Karya: Anam dan Rahimsyah/Penerbit: Mitra Ummat

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline