Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Satu-satunya Istri Nabi yang Dikebumikan di Pemakaman Penuh Berkah

0

Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam menikahi Zainab binti Khuzaimah pada tahun ketiga hijriah, tidak lama sesudah beliau menikahi Hafshah ra. Zainab digelari Ummul Masakin (ibunda orang miskin) karena kasih sayangnya kepada mereka dan kelemahlembutannya kepada mereka. Dia memberi makan dan memberi pakaian kepada mereka. Dia mencukupi kebutuhan mereka dan membantu mengurusi urusan mereka.

BACA JUGA: Istri Rasulullah yang Paling Panjang Tangannya

Pernikahan Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam dan Zainab dilakukan sesudah suami Zainab, Ubaidah bin Harits bin Abdul Muthalib, yang tak lain sepupu Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam yang meninggal dunia menjadi syuhada, akibat luka-luka yang diderita pada Perang Badar.

Ubaidah meninggalkan istrinya, Zainab binti Khuzaimah tanpa keluarga. Nabi merasa iba padanya karena harus hidup seorang diri. Ibunda kita Zainab binti Khuzaimah ra. yang dimuliakan Allah ‘Azza wa Jalla dengan cara dinikahi oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam.

Allah menetapkannya dalam perlindungan Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam dan cukuplah itu sebagai bentuk pemuliaan baginya. Zainab merupakan saudara perempuan seibu Maimunah binti al-Harits. kemudian Nabi juga akhirnya menikahi Maimunah pada tahun ketujuh hijriah, ketika beliau melaksanakan Umrah Qadha’.

BACA JUGA: Ini Julukan-julukan yang Diberikan kepada Sahabat Nabi

Pernikahan itu dilangsungkan setelah Zainab wafat di usia tiga puluh tahun. Ibunda Zainab hidup dalam rumah tangga Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam selama tiga bulan, kemudian Sang Pencipta memanggilnya. Yang mana menyusul Khadijah binti Khuwalid untuk menjadi orang kedua dari istri-istri Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam. Dan tiada seorang pun istri Nabi yang meninggal saat beliau masih hidup kecuali dua orang itu. Dialah wanita pertama dari kalangan istri-istri Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam yang dikebumikan di pemakaman penuh berkah ini. []

Oleh: Nida Nur Fadillah

Sumber: Keistimewaan 62 Muslimah Pilihan/ Ali bin Nayif asy-Syuhud/ Ar-Rijal Publishing: Surakarta.

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline