Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Sang Penafsir Mimpi yang Mendekam di Penjara

0

Nabi Yusuf menjalankan tugas dakwahnya. Ia menyeru penghuni penjara agar hanya menyembah kepada Allah. Jangan sekali-kali mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Namun, mereka tidak lantas percaya dan meminta Nabi Yusuf menunjukkan bukti bahwa ia seorang nabi dan rasul.

“Aku mampu mengetahui makanan apa yang akan kalian terima. Apa saja jenisnya, dan berapa banyak jumlahnya,” tegas Nabi Yusuf.

Nabi Yusuf pun menyebutkannya dengan detail. Ternyata, apa yang dikatakan Nabi Yusuf terbukti. Makanan yang diberikan oleh penjaga penjara sama persis dengan yang disebutkan Nabi Yusuf. Melihat kejadian itu, sebagian ada yang beriman dan mengikuti ajaran Nabi Yusuf. Sebagian lagi tetap menolak.

Suatu hari, dua orang tahanan mantan pelayan raja bermimpi. Mereka menanyakan arti mimpi mereka kepada Nabi Yusuf.

“Wahai Yusuf, saya bermimpi berada di tengah kebun anggur. Lalu, saya memeras dan menghidangkannya kepada raja. Apakah arti mimpi saya itu?” Tanya salah seorang dari keduanya.

Sementara, seorang lainnya bercerita, “Saya bermimpi membawa keranjang berisi roti dan menaruhnya di kepala saya. Lalu, tiba-tiba datang burung yang menyambar roti saya. Apa arti mimpi saya itu.”

Nabi Yusuf menjelaskan arti mimpi pelayan pertama, ”Berdasarkan pengetahuan yang saya peroleh dari Allah, kamu akan segera bebas dan bekerja lagi sebagai pelayan raja.”

Setelah itu, beliau menjelaskan arti mimpi pelayan kedua,”Kau akan dijatuhi hukuman mati dengan disalib. Lalu, burung-burung akan memakan sebagian kepalamu.”

Beberapa hari kemudian, perkataan Nabi Yusuf terbukti. Nabi Yusuf berpesan kepada pelayan yang selamat agar menyampaikan kepada raja bahwa dirinya tidak bersalah. Ia masuk ke penjara karena memelihara nama baik keluarga Qitfir, bukan karena berbuat kejahatan. Namun, pelayan itu tidak menyampaikan pesan Nabi Yusuf kepada raja. Setan telah membuatnya lupa. Akibatnya, Nabi Yusuf mendekam dalam penjara selama bertahun-tahun. []

Sumber: Kisah 25 Para Nabi/ Penulis: Imam Ibnu Katsir/ Penerbit: Al Kautsar

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

you're currently offline