Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Saat Jibril Mengajarkan Agama kepada Mereka

0 42

Abu Hurairah mengisahkan bahwa pada suatu hari Nabi Muhammad keluar untuk bersama dengan orang-orang. Tiba-tiba datanglah kepada beliau seorang lelaki.

Ia bertanya, “Apakah iman itu?”

Nabi menjawab, “Iman adalah engkau beriman kepada Allah, malaikat-Nya, hari pertemuan dengan-Nya, rasul-rasul-Nya, dan engkau beriman akan adanya hari kebangkitan.” Laki-laki itu bertanya lagi, “Apakah itu Islam?”

Beliau menjawab, “Islam adalah engkau beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukannya, mendirikan shalat, menunaikan zakat yang wajib, dan melakukan puasa pada bulan Ramadhan.”

Ia bertanya lagi, “Apakah itu ihsan?”

Nabi berkata, “Engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya. Dan jika engkau tidak melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihatmu.”

la bertanya, “Kapankah terjadinya kiamat?”

Beliau menjawab, “Tidaklah orang yang ditanya lebih mengetahui dari yang bertanya. Dan aku akan memberitahukan mengenai tanda-tanda akan terjadinya kiamat. Yaitu, jika seorang hamba sahaya perempuan melahirkan tuannya, jika para penggembala ternak berlomba-lomba dalam membangun bangunan yang tinggi, kemudian lima perkara yang tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah.”

Kemudian Nabi membaca ayat, “Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat…” (QS. Luqman [31]: 34).

Setelah itu, ia pergi. Maka Nabi berkata, “Panggilah ia kembali.”

Namun, mereka tidak melihat sesuatu. Lantas beliau berkata, “Dialah Jibril. Ia datang untuk mengajarkan kepada manusia tentang agama mereka.” (HR. Al-Bukhari: 50/4499, Al-Fath: 1/140-152). []

Sumber: Ringkasan Shahih Bukhari/ Penulis: Imam Az-Zubaidi/ Penerbit: Insan Kamil

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline