Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Saat Istri-istri Nabi Sedang Haid

0

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah teladan bagi manusia di muka bumi ini. Rasulullah tidak hanya dikenal dalam dakwah menyampaikan Islam saja, tapi juga dalam melakukan para istri-istrinya.

Dari ‘Aisyah berkata, “Aku dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mandi bersama dari satu bejana. Saat itu kami berdua sedang junub. Beliau juga pernah memerintahkan aku mengenakan kain, lalu beliau mencumbuiku sementara aku sedang haid. Beliau juga pernah mendekatkan kepalanya kepadaku saat beliau i’tikaf, aku lalu basuh kepalanya padahal saat itu aku sedang haid.” (HR. Bukhari)

Related Posts

Aisyah kepada Rasulullah: Siapakah yang Paling Engkau Cintai dari Istri-Istrimu?

Ummu Salamah berkata, “Saat aku berada dalam satu selimut bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, aku mengeluarkan darah haid, kemudian pelan-pelan aku keluar dari selimut mengambil pakaian (khusus untuk haid) dan mengenakannya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepadaku: “Apakah kamu sedang haid?”

Aku jawab, “Ya.”

Beliau lalu memanggil dan mengajakku masuk ke dalam selimut.” Zainab berkata, “Ummu Salamah menceritakan kepadaku bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam juga menciumnya saat beliau sedang berpuasa. Ummu Salamah berkata, “Aku pernah mandi junub dalam satu bejana bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.” (HR. Bukhari). []

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

you're currently offline