Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Rumah Rasulullah

Rasulullah SAW yang merupakan seorang pemimpin dunia ini tak pernah hidup mewah semuanya serba sederhana. Karena mewah tak menjamin aman ataupun nyaman. Rumah Rasulullah merupakan rumah kenabian yang dipenuhi dengan keberkahan.

Ini gambaran rumah Rasulullah SAW:

Kamar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
Kamar-kamar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dibangun di atas pelepah kurma, tembok-temboknya terbuat dari batu-batu yang disusun dengan tanah liat, atapnya terbuat dari pelepah kurma. al-Hasan al-Bashri rahimahullah berkata, “Saya masuk rumah istri-istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada masa khilafah Utsman bin ‘Affan radhiallahu ‘anhu, saya dapat memegang atapnya dengan kedua tanganku”. Dari Dawud bin Qois berkata, “Saya melihat kamar-kamar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam terbuat dari pelepah kurma yang terbalut dengan serabut, saya perkirakan lebar rumah ini, antara pintu kamar dengan pintu rumah kira-kira 6 atau 7 hasta, saya mengukur luas rumah dari dalam 10 hasta, dan saya kira tingginya antara 7 dan 8, saya berdiri dipintu ‘Aisyah saya dapati kamar ini menghadap Maghrib (Maroko).”

Tempat Tidur Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
Terkadang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidur di atas alas dan terkadang di atas kulit, tikar, lantai, kasur dan terkadang diatas kain hitam. Tempat tidur Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam terbuat dari tali yang dianyam, begitu juga bantalnya. Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata, “Saya menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam saat itu beliau sedang tidur di atas tikar yang membekas pada pinggangnya, saya menangis”.

Beliau berkata, “Apa yang menjadikanmu menangis ?”

Ibnu Mas’ud berkata, “Raja Kisra dan Kaisar Romawi tidur diatas kain sutra sedang engkau tidur diatas tikar”.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Perumpamaanku dan dunia ini adalah tidak lain seperti pengendara yang berlindung di bawah pohon kemudian dia meninggalkannya”. (HR. Ahmad dan Ibnu Majah dengan sanad Shahih). Dalam riwayat al-Bukhari dan Muslim Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Janganlah kalian mengatakan demikian, karena tempat tidur Kisra dan Kaisar akan berada di neraka, sedang tempat tidurku ini pada akhirnya akan berada di surga”.

Perabot Rumah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
Dari Tsabit berkata, “Anas bin Malik mengeluarkan tempat minum yang terbuat dari kayu dan sangat tebal serta dibalut dengan besi”. Anas berkata: “wahai Tsabit ini adalah tempat minum Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau minum air, sari buah, madu dan susu darinya”. (HR. Tirmidzi). []

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline