Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Rasulullah: Siapakah Orang yang telah Aku Pukul Tadi?

0 2

Abu Laits meriwayatkan bahwa suatu hari ada seorang sahabat Muhajirin. la memiliki kepentingan untuk bertemu Rasulullah. la lalu datang menemui beliau dan menyampaikan keperluannya itu.

Saat itu, Rasulullah sedang berada di Bath haa’ untuk mengatur tentara. Beliau biasa berkeliling pada waktu malam dan kembali pada waktu subuh untuk menunaikan shalat. Namun, hari itu Rasulullah tertahan hingga kembali pada pagi hari. Ketika Rasulullah akan menghela untanya, tiba-tiba laki-laki Muhajirin itu memegang kendali unta beliau sambil berkata, “Ya Rasul, aku mempunyai suatu keperluan dengan Anda.”

Rasululah yang sedang tergesa-gesa berkata padanya, “Lepaskanlah kendali itu, keperluanmu akan tercapai.”

Namun, orang itu tetap memegang kendali beliau. Karena terburu-buru, terpaksa beliau memecut orang itu. Beliau lalu segera menuju masjid untuk melaksanakan shalat Subuh berjamaah.

Setelah selesai melaksanakan shalat, beliau menghadap ke arah para jamaah seraya berkata, “Siapakah orang yang telah aku pukul tadi? Hendaklah ia berdiri!”

Setelah beliau mengulang-ulang pertanyaannya, laki-laki Muhajirin itu berdiri di hadapan Rasulullah. Beliau segera memberi pecut padanya seraya berkata, “Pecutlah aku seperti yang telah aku lakukan padamu!”

Laki-laki itu menjawab, “A’uzubillah, saya tidak akan memecut seorang Nabi.”

Rasulullah lalu berkata, “Ambillah ini dan pecutlah aku.”

“A’uzubillah, saya tak akan memukul seorang Nabi,” jawab orang itu.

Rasulullah lalu berkata, “Tidak boleh tidak kamu harus memecutku.”

Laki-laki itu segera membuang pecutnya sambil berkata, “Saya telah memaafkanmu, Ya Rasulullah.”

Rasulullah lalu bersabda, “Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu. Janganlah seseorang menganiaya seorang mukmin, melainkan pasti Allah akan membalas kepadanya pada hari kiamat. Sesungguhnya, orang yang teraniaya akan beruntung pada hari kiamat.” []

Sumber: Kisah Inspiratif Untuk Anak Muslim/ Penulis: Ariany Syurfah/ Penerbit: Penebar Swadaya, 2015

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline