Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Rasulullah Sebagai Suami

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat mencintai dan lembut pada istri-istrinya. Berikut adalah contoh sikap luar biasa beliau yang harus diteladani oleh setiap suami:

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah menyusahkan istrinya. Jika pakaiannya koyak, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menambalnya sendiri tanpa menyuruh isterinya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu bertanggung jawab mencari nafkah untuk keluarganya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerah sendiri susu kambing untuk keperluan keluarga maupun untuk dijual.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak segan membantu istrinya di dapur. Setiap kali pulang ke rumah, bila dilihat tiada makanan yang sudah siap dimasak untuk dimakan, sambil tersenyum Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyingsingkan lengan bajunya untuk membantu istrinya di dapur.

BACA JUGA: Aisyah setelah Rasulullah Wafat

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sering memanggil istrinya dengan panggilan mesra. Contoh: Aisyah r.a. dipanggil dengan panggilan Khumaira (pipi yang kemerah-merahan) oleh beliau.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mendesak istrinya menyediakan makanan. Suatu ketika, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pulang pada waktu pagi. Tetapi dilihatnya tidak ada apapun untuk sarapan, bahkan yang mentah pun tidak ada karena Sayidatina ‘Aisyah belum masak. Maka beliau bertanya, “Belum ada sarapan ya Khumaira?”

Aisyah menjawab dengan agak serba salah, “Belum ada apa-apa wahai Rasulullah.”

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Jika begitu aku puasa saja hari ini.” tanpa sedikit pun tergambar raut kesal di muka beliau.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat marah ketika melihat seorang suami sedang memukul istrinya. Suatu saat beliau melihat seseorang memukul istrinya. Beliau menegur, “Mengapa engkau memukul istrimu?”

Orang itu menjawab, “Istriku sangat keras kepala! Sudah diberi nasihat dia tetap bandel juga, jadi aku pukul dia.”

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata lagi, “Aku tidak menanyakan alasanmu, aku bertanya mengapa engkau memukul teman tidurmu dan ibu dari anak-anakmu?”

BACA JUGA: Rasulullah Mengatasi Kecemburuan Aisyah

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tetap lembut dan santun kepada istri. Rasulullah selalu memperlakukan istrinya sangat istimewa sekalipun beliau adalah pemimpin umat Islam tertinggi, bahkan saat itu adalah pemimpin terbesar di dunia. []

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline