Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Rasulullah pun Mengingatkan, Fisik Bukanlah Ukuran Sebuah Kemuliaan

0

Ketika fisik dijadikan sebagai patokan untuk menilai orang, maka bagaimana dengan mereka memiliki keterbatasan? Sudah pasti mereka akan dianggap remeh oleh banyak orang.

Termasuk sahabat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam yang satu ini, ia dihina karena betisnya lain daripada yang lain. Namun beliau malah memuji kekurangan sahabat yang satu ini.

Suatu ketika, betis Abdullah bin Mas’ud nampak terlihat oleh para sahabat. Betis Abdullah sangat kecil, hingga hal itu dijadikan bahan cemoohan oleh beberapa orang yang melihatnya.

Melihat kejadian itu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam terheran-heran dan bertanya. Ia kemudian bersabda, “Kenapa kalian heran dengan kecilnya betis Ibnu Mas’ud? Demi Allah yang jiwaku berada di Tangan-Nya, sungguh kedua betisnya itu lebih berat dalam timbangan amal daripada Gunung Uhud.”

Kekurangan yang ada dalam diri Abdullah bin Mas’ud, dipandang rendah oleh orang lain, namun itu tidak berlaku bagi Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam. Beliau pun mengingatkan bahwasanya fisik bukanlah ukuran sebuah kemuliaan. Meski betis Abdullah bin Mas’ud itu kecil, ternyata betis itu dinilai lebih berat melebihi beratnya Gunung Uhud.

Abdullah bin Mas’ud sendiri, merupakan sahabat yang terkenal sebagai ahli Qur’an. Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam pernah meminta ia untuk membacakan Al-Qur’an kepada Nabi.

Kala Abdullah bin Mas’ud membacakan ayat suci Allah, Rasulullah merasa takjub dengan merdunya bacaan ia yang dilantunkanya. []

Sumber: Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim/Penulis: Imam Ibnu Katsir

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline