Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Rasulullah di Langit ke-5 dalam Peristiwa Isra Mi’raj

1

Setelah dari langit ke-4 yang mana Rasulullah shalallahu‘alaihi wa sallam bertemu dengan malaikat Izrail, Rasulullah dan malaikat Jibril melanjutkan perjalanannya menuju langit ke-5.

Jibril mengetuk pintunya. Selanjutnya mereka (penghuni langit kelima) berkata, “Siapa ini?”

Jibril menjawab, “Saya Jibril.”

Mereka berkata lagi, “Siapa yang bersama kamu?”

Jibril menjawab, “Muhammad.”

Mereka berkata,”Selamat atas kedatanganmu dan kedatangan orang yang bersama kamu.”

Lalu mereka membukakan pintu bagi kami dan kami pun masuk. Ketika itu terlihat olehku langit yang terdiri dari emas kemerah-merahan. Langit itu biasa disebut dengan: al-Muniirah. Di dalamnya aku melihat makhluk ciptaan-ciptaan Allah Azza wa Jalla, yang di antaranya berupa malaikat yang amat besar ukurannya. Seandainya Allah memerintahkannya untuk menelan langit yang tujuh itu dalam waktu sekali telan, niscaya itu mudah baginya. Karena memandang bentuknya yang amat besar. Malaikat itu memanggil-manggil, “Wahai Tuanku dan Penguasaku, orang yang bermaksiat itu tidak mengenal kekuasaan yang Engkau miliki, subhanallah alangkah sangat sayangnya Engkau terhadap makhluk-makhlukmu.”

Aku juga melihat pintu yang terdapat dua tulisan yang tampak bercahaya dan berkilauan. Dua tulisan tersebut adalah, “Laa Ilaaha Ilallah Muhammadur Rasulullah”‘ Tiada tuhan melainkan Allah, Muhammad adalah utusan Allah’. Maka ketika aku membacanya, tiba-tiba gembok pintunya jatuh, sehingga pintunya pun terbuka. Di dalamnya aku melihat dari arah timur langit tingkat kelima hingga perbatasan bumi lapis ketujuh paling bawah, tampak neraka Jahanam yang gelap gulita dan dipenuhi oleh kemurkaan Allah, serta asapnya yang terlihat terus mengepul. Ketika itu pula ada malaikat yang besar ukurannya, terlihat amat menakutkan. Ia selalu menampakkan kemarahannya, ia sangat kejam, tidak kenal kompromi, di antara dua matanya terdapat pusat saraf yang seandainya ia menatap bumi dengannya, niscaya matilah orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiada tersisa.

Related Posts

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Kukatakan pada saudaraku, Jibril, siapakah ini yang menyebabkan bulu kulitku merinding dan hatiku merasa gemetar.”

Jibril menjawab, “Wahai kekasih Allah, ini adalah malaikat Malik penjaga neraka. Allah telah menciptakannya dari kemurkaan dan kemarahan-Nya. Ia senantiasa seperti itu sejak dia diciptakan oleh Allah. Allah telah memberikan kuasa padanya atas neraka Jahannam karena sangat marahnya kepada musuh-musuh-Nya.
Mendekat dan ucapkanlah salam kepadanya. Maka aku mendekat dan mengucapkan salam padanya, tapi ia tidak menjawab salamku. Lalu Jibril berkata, “Kenapa Engkau (malaikat Malik) tidak menjawab salam atas kekasih Allah dan seorang tuan bagi semesta alam. Dia adalah makhluk paling mulia di mata Allah dan seorang Nabi yang turun sebagai rahmat?”

Maka tatkala malaikat Malik mendengar itu, ia langsung bangkit berdiri di atas dua kakinya. Seraya ia mengatakan, “Allah Allah, mohon dimaafkan, wahai kekasih Allah.”

Lalu aku berkata, “Perlihatkan padaku neraka Jahannam.”

Selanjutnya malaikat Malik menjawab, “Saya tidak kuasa atas itu.”

Ketika itu tiba-tiba ada suara memanggil dari Zat Yang Mahatinggi dan paling tinggi, “Jangan kamu menentang kehendak kekasih-Ku Muhammad.”

Maka, ketika itu terbukalah penutup tabirnya dan terlihat olehku suasana yang hitam lagi gelap gulita yang dicampuri oleh kemarahan Allah. Kemudian pintu tabir itu tertutup lagi serta kembali seperti sedia kala dan aku telah melihat di langit kelima beserta keajaiban-keajaiban di dalamnya. Kemudian para malaikat berbaris dan aku maju sekaligus memimpin shalat dua rakaat bersama mereka. Selanjutnya kami menanjak menuju langit keenam.

Sumber: Tempat-tempat Bersejarah dalam Kehidupan Rasulullah/ Penulis: Hanafi Muhalawi/ Penerbit: Gema Insani/ 2002

1 Comment
  1. […] dari langit ke-5, kisahnya bisa dilihat di Rasulullah di Langit ke-5 dalam Peristiwa Isra Mi’raj. Rasulullah shalallahu ‘alaih wa sallam dan malaikat Jibril melanjutkan perjalanannya, kali ini […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline