Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Rasulullah Bersabda: Demikianlah Kami Kelak Dibangkitkan di Hari Kiamat

0 20

Pada suatu hari, Abu Bakar dan Ali bin Abi Thalib pergi berkunjung ke rumah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam. Setibanya di depan pintu rumah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam, satu sama lain saling mempersilahkan untuk masuk terlebih dahulu.

Abu Bakar berkata, “Engkau masuklah dulu wahai Ali.”

Ali berkata, “Bagaimana mungkin aku akan mendahuluimu, ya Abu Bakar, sedang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam sendiri pernah Bersabda tentang mu, ‘Belum pernah Matahari terbit atau terbenam atas seseorang sesudah para Nabi, lebih utama dari Abu Bakar’.”

Abu Bakar berkata, “Mana mungkin aku akan mendahuluimu, wahai Ali, sedang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam juga pernah Bersabda tentangmu, ‘Aku telah menikahkan Wanita terbaik kepada Lelaki terbaik, aku Nikahkan Putriku Fatimah dengan Ali bin Abi Thalib’.”

Ali berkata, “Mana mungkin aku akan mendahuluimu ya Abu Bakar, sedang Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam pernah Bersabda, ‘Kalau Iman Umat ini ditimbang dengan Iman Abu Bakar, tentu akan berat Timbangan Iman Abu Bakar.'”

Abu Bakar berkata, “Mana mungkin aku akan mendahuluimu wahai Ali, sedang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam pernah Bersabda tentangmu, ‘Kelak akan dikumpulkan Ali bin Abi Thalib di Mahsyar pada hari Kiamat kelak dengan berkendaraan bersama Fatimah, Hasan dan Husain, lalu orang-orang bertanya-tanya, ‘Siapa gerangan orang tersebut itu?’ Lalu ada yang menjawab, ‘Ia bukan seorang Nabi, Dialah Ali bin Abi Thalib dan Keluarganya’.”

Ali berkata, “Mana mungkin aku akan mendahuluimu wahai Aba Bakar, sedang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam pernah Bersabda tentang engkau, ‘Kalau aku harus mempunyai Kekasih selain dari Rabbku, tentu aku akan memilih Abu Bakar sebagai Kekasihku’.”

Abu Bakar berkata, “Mana mungkin aku akan mendahuluimu wahai Ali, sedang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam pernah Bersabda, ‘Pada hari Kiamat aku bersama Ali, lalu Allah Swt Berfirman kepadaku, ‘Wahai kekasihku, Aku telah pilihkan untukmu, Ibrahim al-Khalil sebagai Ayah terbaikmu, dan Aku telah pilihkan untuk Ali sebagai saudara dan Sahabat terbaikmu’.”

Ali berkata, “Mana mungkin aku akan mendahuluimu ya Abu Bakar, sedang Allah Swt pernah Berfirman tentangmu, ‘Dan orang yang datang membawa kebenaran dan orang yang membenarkannya, mereka itu adalah orang-orang yang Bertaqwa’.” (QS. Az-Zumar: 33)

Abu Bakar berkata, “Mana mungkin aku akan mendahuluimu wahai Ali, sedang Allah Swt juga telah Mengisyaratkanmu dalam Firman-Nya, ‘Dan di antara Manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari Kerelaan Allah, dan Allah Swt Maha Penyantun kepada Hamba-Hamba-Nya’.” (QS. Al-Baqarah: 207)”

Pada waktu keduanya sedang asyik memperbincangkan keutamaan Sahabatnya, Malaikat Jibril As datang berkunjung kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam, seraya berkata, “Ya Rasulullah, di luar sana ada Abu Bakar dan Ali hendak menemuimu. Pergilah, sambutlah keduanya.”

Maka Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam segera bangkit dari duduknya, menyambut mesra dan mempersilakan masuk kedua Sahabatnya yang mulia. Beliau, menempatkan Abu Bakar disebelah kanannya dan Ali di sebelah kirinya, seraya bersabda kepada mereka, “Demikianlah kami kelak dibangkitkan di Hari Kiamat.” []

Sumber: Hiburan Orang Mukmin/Penulis: Shafwak Sa’dallah Al Mukhtar/Penrbit: Gema Insani Press,1992

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline