Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Pukulan Berkah yang Tidak Ada di Dalam Islam

0

Qais bin Rabi’ meriwayatkan dari Abu Harun Al-Abdi dari Rabi’ah bin Malik As-Sa`di, dia mengatakan: Aku pernah mendatangi Hudzaifah bin Al-Yaman, lalu aku mengatakan (kepadanya), “Wahai Abu Abdillah, sesungguhnya orang-orang berbicara tentang Ali bin Abi Thalib dan manakibnya, maka ada seorang alim mengatakan kepada mereka, ‘Sesungguhnya kalian benar-benar berlebihan di dalam memuji orang ini (yakni Ali bin Abi Thalib As).’

“Maka, apakah engkau mau menceritakan kepadaku sebuah hadist tentangnya yang akan aku ceritakan kepada orang-orang?’

Dia (Hudzaifah bin Al-Yaman) mengatakan, ‘Wahai Rabi’ah, apa yang hendak engkau tanyakan kepadaku tentang Ali? Dan apa yang hendak aku ceritakan kepadamu tentang-nya? Demi Zat yang jiwa Hudzaifah berada di tangan-Nya, sekiranya semua amal (kebaikan) umat Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam diletakkan di dalam piringan timbangan (mizan) sejak Allah Ta’ala mengutus Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam sampai hari manusia (sekarang) ini, lalu diletakkan satu amal dari amal-amal Ali dalam piringan timbangan yang lain, niscaya ia (satu amal-amal Ali dalam piringan timbangan yang lain, niscaya ia (satu amal Ali) akan lebih berat daripada amal-amal mereka seluruhnya.’

Read More

Ketakutan Ali Bin Abi Thalib Menjelang Kewafatannya

Rabi`ah mengatakan, ‘Pujian ini tidak dapat diberdirikan, tidak dapat didudukkan, dan tidak dapat dipikul, sesungguhnya aku benar-benar mengiranya sebagai berlebih-lebihan wahai Abu Abdillah.’

Hudzaifah menjawab, ‘Hai orang dungu, bagaimana mungkin (pujian) itu tidak dapat dipikul? Di mana orang-orang Islam pada waktu Perang Khandaq ketika Amr dan kawan-kawannya menyeberangi (parit) kepada mereka? Mereka benar-benar telah dirundung ketakutan dan kecemasan, dan Amr menyeru mereka untuk berkelahi (dengannya), tetapi mereka menghindar darinya sehingga Ali yang melayani kelahi dengannya dan berhasil membunuhnya. Demi Zat yang jiwa Hudzaifah berada di tangan-Nya, amalnya pada hari itu (yakni kelahi yang dilakukannya terhadap Amr bin Abdi Wudd dalam Perang Khandaq) adalah benar-benar lebih besar pahalanya daripada amal-amal umat Muhammad sampai hari ini dan sampai hari kiamat.’

Abu Bakar bin lyasy mengatakan, ‘Sesungguhnya Ali bin Abi Thalib As telah melakukan suatu pukulan dengan pukulan yang tidak ada di dalam Islam yang lebih berkah darinya, yakni pukulannya terhadap ‘Amr pada Perang Khandaq. Dan sesungguhnya Ali telah dipukul dengan suatu pukulan yang tidak ada di dalam Islam yang lebih sial darinya, yakni pukulan lbn Muljam la’anahullah (semoga Allah melaknatnya).'” []

Sumber: Ali Imamul Bararah Jilid 2: Gerbang Pencerahan Umat Islam/Penulis: Muhammad Mahdi Sayyid Hasan

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More