Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Permintaan kaum Muhajirin terhadap Umar

0

Ma’dan bin Abi Thalhah dan Juwairiyah bin Qudamah meriwayatkan, ‘Tidak lama setelah terkena tikam, Umar r.a. mengizinkan para sahabat-sahabat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam dari kaum Muhajirin untuk menjenguknya, menyusul kemudian para Anshar, dan setelah mereka adalah penduduk Madinah, Syam, dan Irak, sedangkan kami adalah orang terakhir yang menjenguk Umar r.a.

Ketika kami masuk, kami melihat luka Umar telah dibalut dengan kain bergaris berwarna hitam yang biasa ia gunakan untuk membalut atau menyelimuti badan. Saat itu masih tampak darah yang mengalir di atasnya. Dalam keadaan seperti itu, kami meminta agar ia mewasiatkan sesuatu kepada kami.

BACA JUGA: Juwairiyah, Wanita yang Memiliki Banyak Keberkahan

Read More

Inilah Alasan Rasulullah Memberinya Perlindungan

Saat itu kebetulan baru kami yang memintakan hal tersebut kepadanya.

Umar r.a. berkata, “Aku wasiatkan kalian agar berpegang teguh pada Kitabullah. Percayalah, kalian tidak akan pernah tersesat selama kalian mengilcutinya. Jagalah baik-baik kaum Muhajirin karena ketika kaum lain bertambah banyak, mereka justru berkurang. Jagalah kaum Anshar karena mereka se-sungguhnya adalah rakyat dimana Islam telah berlindung kepada mereka. Jagalah kaum badui Arab karena mereka adalah asal dan anasir kalian, saudara kalian, dan musuh bagi musuh kalian. Jagalah ahludz dzimmah karena mereka berada dalam perlindungan Nabi kalian, dan merupakan sumber rezeki untuk anak-anak kalian. Itulah wasiatku kepada kalian dan sekarang beranjaklah dari tempatku.” []

Sumber: Wasiat2 Akhir Hayat dari Rasulullah/Karya: Zuhair Mahmud Al-Humawi/Penerbit:Gema press/2003

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More