Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Perjuangan Menghangatkan Air untuk Sang Ayah di Dalam Penjara

Dikisahkan oleh Al-Ma’mun bahwasanya ia belum pernah melihat orang yang lebih berbakti kepada ayahnya daripada Fadhl Al-Barmaki. Saking berbaktinya kepada ayahnya, sampai-sampai ayahnya tidak pernah berwudhu kecuali dengan air hangat.

Ketika mereka berdua berada dalam penjara, sipir penjara melarang mereka memasukkan kayu bakar meskipun malam begitu dingin. Setelah ayahnya tidur, Fadhl pun mengambil botol yang ada di dalam sel, kemudian mengisinya dengan air dan mendekatkannya ke lampu supaya hangat. Dia terus berdiri memegangi botol itu sampai pagi hari.

Read More

Wanita yang Setiap Bicaranya Menggunakan Ayat-ayat Al-Qur’an

Suatu hari, sipir penjara mengetahui Fadhl mendekatkan botol itu ke lampu untuk menghangatkan air yang ada di dalam botol. Esoknya, petugas sel melarang Fadhl menghangatkan air di dekat lampu. Fadhl pun mengambil botol yang berisi air, membawanya ke tempat tidur, dan meletakkan di perutnya sampai pagi hari sehingga air yang ada di dalam botol itu pun menjadi hangat. []

Sumber: Senyumlah Bunda dan Kisah Teladan Lainnya/ Penulis: Fuad Abdurahman/ 2011

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline