Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Penguasa yang Meninggal karena Doa Seorang Perempuan

0 31

Suatu ketika seorang penguasa yang zalim lagi sombong memerintahkan anak buahnya agar menggekang dan menangkap perempuan yang teraniaya untuk disiksa dan dihina. Si Penguasa memerintahkan agar perempuan tersebut diseret. Lalu perempuan tersebut berkata kepadanya, “Bertakwalah kepada Allah!”

Karena memang dasarnya si penguasa tersebut sombong, dia tidak memperdulikannya. Dia masih saja memerintahkan agar perempuan tersebut diseret. Perempuan tersebut terus saja menyumpahinya agar melepaskannya dan bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dia pun masih bersikeras menyeret perempuan tersebut. Ketika perempuan tersebut telah putus asa maka dia mendongakkan kepalanya ke langit seraya berdoa:

BACA JUGA: Umar bin Khaththab memberikan pengantar Pidato Abu Bakar

قُلِ اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِي مَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ

“Katakanlah: ‘Wahai Allah, Pencipta langit dan bumi, Yang mengetahui barang ghaib dan yang nyata, Engkaulah Yang memutuskan antara hamba-hamba-Mu tentang apa yang selalu mereka memperselisihkannya’.” (QS. Az-Zumar: 46)

“Ya Allah, apabila orang ini menzalimi saya, maka ambillah nayawanya.” Dalam sekejap mata, lelaki tersebut jatuh ke belakang dan meninggal dunia. Lalu dia diusung di atas keranda mayat. Dan perempuan tersebut lepas dengan selamat.

Sumber: Hiburan Orang-orang Shalih, 101 Kisah Segar, Nyata dan Penuh Hikmah/Penulis: Muhammad Amin Al-Jundi/Penerbit: Pustaka Arafah

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline