Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Pengganti Qishas di Masa Umar bin Khattab

0

Kisah ini diriwayatkan Ibnu Sa’ad dan Ibnu Rahawaih dari Atha. Suatu ketika, Umar bin Khattab menyuruh para gubernurnya untuk mendatanginya pada setiap musim haji. Ketika mereka sudah berkumpul, ia berkata di depan khalayak ramai, “Aku tidak mengirim amir-amirku kepada kalian supaya mereka melukai kulit-kulit kalian atau merampas harta benda kalian. Sebaliknya, aku mengutus mereka agar dapat meleraikan perselisihan di antara kalian secara adil dan membagikan hasil pajak kalian kepada sesama kalian. Oleh karena itu, siapa saja yang mendapat perlakuan selain itu, hendaklah ia bangun!”

Tiba-tiba seorang laki-laki yang bangkit dan berkata, “Wahai Amirul Mukminin, gubernur Fulan telah mencambukku seratus kali.”

“Mengapa engkau mencambuknya? Berdiri, dan minta ia membalasnya!” perintah Umar kepada gubernur yang dimaksud.

Melihat hal itu, Amr bin ‘Ash bangun seraya berkata, “Wahai Amirul Mukminin, jika engkau lakukan hal ini, niscaya sangat banyak perkara seperti ini yang akan diadukan kepadamu, dan nanti akan menjadi suatu kebiasaan bagi orang setelahmu.”

Umar menjawab, “Apakah diriku sendiri tidak pernah meminta di-qishas? Aku pernah melihat Rasulullah mengambil qishas terhadap diri beliau sendiri!”

“Biarkan kami menawarkan gantinya!” usul Amr bin ‘Ash.

Umar setuju, “Silakan kalian menawarkan gantinya!”

Kemudian ditebusnya orang yang pernah dicambuk itu dengan 200 dinar. Berarti sekali cambuk diganti dengan dua dinar. []

Sumber: Ketika Khalifah Umar bin Khattab Membeli Kuda

Sumber: The Great of Two Umar/ Penulis: Fuad Abdurrahman/ Penerbit: Zaman, 2016

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

you're currently offline