Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Pemimpin Kaum Muslimin Seorang yang Penyayang

0 36

Al-Aqra’ bin Habis (salah satu amir di negeri Islam) menghadap Amirul Mukminin, Umar bin al-Khaththab. Ternyata dia mendapati Umar sedang bermain dengan anak-anaknya. Anak-anaknya bergantungan di lengannya dan di atas punggungnya.

Lantas al-Aqra bertanya, “Apa-apaan ini, wahai Amirul Mukminin? Apakah memang seperti ini yang Anda lakukan bersama anak-anak Anda?”

Umar bangun dan bertanya kepada al-Aqra’, “Hai al-Aqra’, kamu sendiri apa yang kamu lakukan di rumah?”

Dia menjawab, “Ketika aku masuk rumah, orang yang berdiri langsung duduk, orang yang berbicara langsung diam, dan orang yang tidur langsung bangun. Saya mempunyai sepuluh anak, tetapi saya tidak pernah mencium satu pun dari mereka.”

Lantas Umar berkata, “Kalau begitu kamu tidak layak menjadi penguasa bagi kaum muslimin.” Selanjutnya Al-Aqra dipecat.

Hal yang mungkin disepelekan seseorang ketika mengangkat pemimpin, namun bagi Umar itu sangat berarti. Bagaimana seseorang akan menyayangi orang lain kalau dengan keluarga saja ia bukanlah orang yang penyayang. []

Sumber: Hiburan Orang-orang Shalih, 101 Kisah Segar, Nyata dan Penuh Hikmah/ Penulis: Muhammad Amin al-Jundi/ Penerbit: Pustaka Arafah

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline