Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Pembagian Warisan bagi Seorang Anak Perempuan

0 1

Sa’ad bin Abi Waqash adalah salah satu dari sahabat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam yang dianugerahi banyak harta. Sebagaimana ia dikenal karena keberaniannya, dikenal pula ia akan kedermawanannya. Suatu kali dalam peristiwa Haji Wada’ (haji perpisahan) bersama Nabi, ia sempat jatuh sakit.

Tatkala Nabi datang menjenguknya Sa’ad bertanya, “Wahai Rasulullah, aku memiliki harta namun satu-satunya keturunanku hanyalah anak perempuanku. Apakah sebaiknya kuserahkan dua pertiga hartaku sebagai shadaqah?”

Baca juga:Mengapa Saad bin Abi Waqqash Enggan Berdoa Mengenai Kesembuhan Matanya?

“Tidak,” jawab Nabi.

“Bagaimana kalau setengahnya?” tanya Sa’ad lagi dan sekali lagi Nabi menjawab ‘Tidak’.

“Sepertiga?”

“Ya,” jawab Nabi. “Sepertiga itu banyak. Sebenarnya, meninggalkan keturunanmu berkecukupan itu lebih baik daripada membuat mereka hidup meminta dan bergantung pada orang lain. Apa saja yang engkau nafkahkan untuk mencari ridha Allah, pahala pulalah yang akan kau terima meskipun nafkah itu berupa sebutir makanan di mulut istrimu.”

Sa’ad bukan hanya menjadi ayah dari seorang anak saja. Ia dikarunia banyak anak di kemudian hari. []

Baca juga: Saad Menanggapi Tuduhan Mereka dengan Tertawa

Sumber: Companions of The Prophet/Penulis: Abdul Wahid Hamid

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline