Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Orang Tua yang Durhaka kepada Anaknya

0

Dikisahkan bahwa pada suatu ketika seorang pria mendatangi Umar bin Al Khattab mengadukan perbuatan durhaka anaknya. Umar pun memanggil anak itu untuk menegur dan menasehatinya serta menjelaskan kepadanya apa saja hak-hak orang tua.

Anak itu pun berkata kepada Umar, “Wahai Amirul Mukminin bukankah seorang anak juga memiliki hak atas diri orang tuanya?”

Umar menjawab, “Benar.”

Anak itu berkata lagi, “Apakah hak-hak itu wahai Amirul Mukminin?”

Umar menjawab, “Memilih ibu yang baik untuk anak-anaknya, memberikan nama yang baik dan mengajarkan Al-Qur`an padanya.”

Anak itu berkata, “Wahai Amirul mukminin, kalau begitu berarti ayahku belum memberikan satupun dari hak-hakku itu. Ibuku adalah seorang berkulit hitam beragama Majusi. ia memberiku nama Ju’lun (kumbang). Iapun belum pernah mengajariku kitab Allah meski hanya satu huruf.”

Umar pun menoleh kepada laki-laki yang melaporkan anaknya tadi dan berkata, “Kamu datang kepadaku untuk mengadukan kedurhakaan anakmu. Sementara kamu sendiri telah mendurhakainya sebelum ia mendurhakaimu. Engkau telab berlaku buruk padanya sebelum dia berlaku buruk padamu?!”

Begitulah, Umar membebankan tanggung jawab kedurhakaan anak kepada orang tuanya, akibat dari kelalaiannya dalam mendidik anak. []

Sumber: Maka, Ajarilah Kami Cinta/Penulis: Izzat Iwadh Khalifah/Penerbit: Bumi Media,2010

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline