Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Nikmat untuk Rasulullah yang Lebih Baik daripada Dunia dan Seisinya

0

Ibnu Ishaq berkata: Jika Al-Ash bin Wail As-Sahmi mendengar nama Rasulullah disebut dihadapannya, sebagaimana berita yang sampai padaku, maka ia akan berkata: “Jangan hiraukan si Muhammad itu, sesungguhnya dia adalah orang yang sulit memiliki anak laki-laki. Jika ia meninggal, namanya akan terputus dan kalian akan bebas darinya.” Kemudian Allah Ta’ala menurunkan ayat tentang ucapannya tersebut:

Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus. (QS. al-Kautsar: 1-3).

Yakni, Allah telah menganugerahkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam nikmat yang lebih baik daripada dunia dan seisinya. Dan Al-Kautsar ialah sesuatu yang agung.

Ibnu Ishaq menuturkan bahwa Labid bin Rabi’ah Al-Kilabi berkata: Kami merasa sedih saat kematian pemilik Mahlub dan di Ar-Rida ada rumah agung yang lain.

Ibnu Hisyam berkata: Bait syair di atas ialah cuplikan dari syair-syair Labid bin Rabi’ah Al-Kilabi.

Ibnu Hisyam berkata: Pemilik Malhub ialah Auf bin Al-Ahwash bin Ja’far bin Kilab. Ia meninggal di Mahlub. Maksud ucapan Labid bin Rabi’ah Al-Kilabi: Di Ar-Rida terdapat rumah lain yang agung ialah Syuraih bin Al- Akhwash bin Ja’far bin Kilab. Ia meninggal dunia di Ar-Rida. Makna kata kautsar yang  ia maksud ialah sesuatu yang banyak. Kata kautsar ialah dari kata katsir yang artinya banyak.

Ibnu Hisyam menuturkan bahwa Al-Kumait bin Zaid berkata dalam syairnya memuji Hisyam bin Abdul Malik bin Marwan:

Engkau banyak (katsir), wahai anak Marwan yang baik

Related Posts

Tatkla Allah Swt Memerintahkan Qolam untuk Mendatangi Lauh

Sedang ayahmu, Ibnu Al-Aqail adalah kaustar (lebih agung)

Bait syair di atas adalah penggalan dari syair-syairnya.

Ibnu Ishaq berkata bahwa Ja’far bin Amr, Ibnu Hisyam berkata: Dia adalah Ja’far bin Amr bin Ja’far bin Amr bin Umayyah Adh-Dhamri berkata padaku dari Abdullah bin Muslim, saudara Muhammad bin Muslim bin Syihab Az-Zuhri dari Anas bin Malik yang berkata bahwa saya mendengar Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam bersabda dan sebelumnya beliau ditanya, “Wahai Rasulullah, apakah maksud Al-Kautsar yang dianugrahkan kepadamu itu?”

Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Al-Kautsar ialah sungai yang luasnya antara Shan’a ke Ailah. Tempat-tempat airnya tak terhitung banyaknya dan ia didatangi burung-burung yang memiliki leher laksana leher unta.”

Umar bin Khaththab berkata: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya burung tersebut pasti merasakan kenikmatan?”

Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Orang yang menyantap burung tersebut lebih memiliki nikmat yang lebih besar daripada kenikmatan burung tersebut.”

Ibnu Ishaq berkata: Kami mendengar hadits di atas dan hadits-hadits lainnya bahwa Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa meminum air sungai Al-Kautsar, maka ia tidak akan pernah haus untuk selama-lamanya.” []

 

Referensi: Sirah Nabawiyah perjalanan lengkap Kehidupan Rasulullah/ Asy Syaikh Al Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al Albani/ Akbar Media

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline