Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Nasihat Shalih al-Marri untuk Al-Mahdi

0

Suatu hari Al-Mahdi mengutus seorang pengawal untuk mengundang Shalih al-Marri ke istana. Shalih menuturkan, “Ketika aku menemuinya, aku berkata, `Wahai Amirul Mukminin, terimalah apa yang akan aku sampaikan hari ini karena Allah.

BACA JUGA: Nasihat Rasulullah, Kesabaran Itu pada Saat Awal Terjadinya Musibah

Karena orang yang paling berhak disayang Allah, adalah orang yang paling mengindahkan sepedas-pedasnya nasihat. Layak bagi orang yang mempunyai hubungan kerabat dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam untuk mewarisi akhlak dan mengikuti petunjuk beliau.

Sungguh, Allah telah mewariskan Anda pemahaman terhadap ilmu berikut argumen yang jelas: warisan yang memutus segala dalih Anda. Setiap kali Anda mengajukan argumen atau melakukan tindakan syubhat yang tidak dilandasi dalil yang sahih dari Allah, maka Anda akan terkena murka Allah, menurut kadar kebodohan dan kebathilan yang Anda lakukan.

‘Ketahuilah. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam adalah musuh bagi orang yang menentang umat beliau: merampas hukum mereka. Musuh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, berarti musuh Allah. Siapkan diri dari konfrontasi Allah dan Rasul-Nya dengan argumen yang menjamin keselamatan Anda. selamatkan diri Anda dari kehancuran.

‘Ketahuilah, penyakit yang paling ganas adalah bangkitnya wabah hawa nafsu. Orang yang paling kukuh kedua kakinya pada Hari Kiamat adalah mereka yang berpegangan pada kitabullah dan sunnah Nabi. Orang seperti Anda seharusnya tidak angkuh dengan terus berbuat maksiat. sebaliknya. balas perbuatan jahat dengan kebaikan. Ulama pengkhianat menyaksikannya. Dengan perangkap ini Anda memburu dunia semau Anda. Terimalah nasihat ini dengan baik. karena aku telah menyampaikan kepada Anda dengan cara yang baik.”

BACA JUGA: Ketika Nafsu Telah Mengalahkanku

Al-Mahdi yang mendengar nasihat Shalih al-Marri pun menangis. Kemudian dia menyuruh pengawalnya untuk memberi sesuatu kepada Shalih. namun beliu tidak menerimanya. Dalam sebagian buku disebutkan. bahwa Shalih al-Marri melihat nasihat tersebut tertulis dalam buku catatan al-Mandi. []

Sumber: Tegak Dihadapan Penguasa: Kisah 30 ulama Ahl al-Sunnah Meluruskan jalan penguasa /Karya: Syekh Wahid Abdussalam Baly

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More