Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Mush’ab: Bercita-Citalah!

Suatu ketika, ‘Abdullah ibn Umar, Urwah ibn Zubair, Mush-‘ab ibn Zubair, dan Abdul Malik ibn Marwan berbincang di halaman Ka’bah.

Kemudian Mush’ab berkata, “Bercita-citalah!”

BACA JUGA: Tangis dan Harapan Nabi Yaqub untuk Putranya, Nabi Yusuf

Serentak mereka menjawab, “Mulailah darimu!”

Maka Mush’ab pun berkata, “Aku bercita-cita ingin menjadi gubernur Irak, menikahi Sakinah binti Husain dan ‘A’isyah binti Thalhah ibn Ubaidillah.”

Ternyata kelak cita-citanya berhasil dia gapai. Dia berhasil menjadi gubernur di Irak dan menikahi kedua wanita yang dia idam-idamkan dan memberikan mahar masing-masing 500.000 dirham, serta pesta pernikahan yang senitai itu pula.

Adapun Urwah, dia bercita-cita ingin menjadi ahli fiqih dan ulama hadis yang menjadi rujukan manusia.

BACA JUGA: Apa Harapan Kita, bila Dipanjangkan Usia tapi Tidak Menambah Kebaikan?

Kemudian dia pun mendapatkannya. Adapun Abdul Malik ibnMarwan, dia ber-cita-citainginmenjadikhatifah dan akhirnya dia pun meraihkeinginannya. Sementara ‘Abdullah ibnUmarberharap agar dapatmenjadipenghunisurga!

Maka, taulah apa yang terjadi pada Abdullah ibn Umar selanjutnya. []

Sumber: Dekati Surga, Jauhi Neraka: Amal-Amal Calon Penghuni Surga/Karya: Khalid Abu Syady/Penerbit: Mizania/2014

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline