Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Mereka Membaca Al-Qurian namun Tidak Melampaui Tenggorokan Mereka

0 41

Imam Bazzar dalam Kasyful Astar, Muhammad bin Ma’mar telah bercerita kepada kami, katanya, “Abu Hisyam Al-Makhzumi Al-Mughirah bin Salamah telah bercerita kepada kami, katanya, “Telah bercerita kepada kami ‘Abdul Wahid bin Ziyad, katanya, “Telah bercerita kepada kami ‘Isham bin Kulaib, katanya, “Ayahku telah bercerita kepadaku, katanya, ‘Majelis kaum muslimin dahulu adalah masjid-masjid sampai mereka kembali dari Shiffin dan bebas dari keadaan yang ada. Kaum muslimin merasa takut dan duduk di sikak mencari berita.

Ketika kami sedang duduk, di sisi ‘Ali, yang sedang berbicara tentang keadaan kaum muslimin, berdiri seseorang lalu berkata, “Wahai Amirul Mukminin, izinkan saya berbicara.”

Beliau masih disibukkan urusan manusia. Kemudian kami dudukkan laki-laki itu di dekat kami.

Dan kami katakana, “Apa yang ingin kau tanyakan kepada Amirul Mukminin?”

“Sesungguhnya saya pernah ‘umrah dan menemui Ummul Mukminin ‘Aisyah lalu katanya, ‘Siapa mereka yang keluar dari arah kalian yang disebut Harura’ ini?’

Kata saya, ‘Mereka keluar ke sebuah daerah dekat kami yang disebut Harura’.’

Katanya, ‘Kamu saksikan kehancuran mereka?’

Kata ‘Ashim, ‘Saya tidak tahu apa jawab laki-laki itu. Ya ataukah tidak?’

Kata ‘Aisyah, ‘Adapun Ibnu Abi Thalib kalau dia mau tentu menerangkan tentang mereka kepada kalian.’ Maka saya datang ingin bertanya tentang hal itu.”

Setelah selesai ‘Ali berbicara, dia berkata, “Mana laki-laki yang minta izin tadi?”

Orang itu berdiri lalu menceritakan kisah yang dia sampaikan kepada kami tadi. ‘Ali pun bertahlil dan bertakbir. Katanya, “Saya masuk menemui Rasulullah dan tidak ada orang lain di situ kecuali ‘Aisyah, kata beliau, ‘Bagaimana engkau wahai Putra Abi Thalib! Sedangkan satu kaum demikian, demikian?”

Saya berkata, “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu. Beliau mengulangi dan saya pun hanya mengatakan, ‘Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.’ Satu kaum yangkeluar dari arah timur, mereka membaca Al-Qurian namun tidak melampaui tenggorokan mereka.”

Kata Al-Hafizh Al-Haitsami, “Saya katakan, ‘Saya tidak melihat selengkapnya dan sebagiannya adalah dalam Kitab Shahih.’”

Abu Abdirrahman mengatakan, Hadits ini hasan. []

Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline