Jalan Sirah
Meniti Jalan Nabi

Menjadi Tempat Rujukan Para Sahabat Senior

Aisyah memiliki pemahaman fiqih yang menakjubkan, pandangan yang tajam, dan pengetahuan yang luas tentang atsar-atsar yang berasal dari Rasulullah.

Abu Salamah ibnu ‘Abdurahman berkata, “Belum pernah aku lihat seserang pun lebih alim (pakar) dalam masalah sunah-sunah Rasulullah maupun yang lebih faqih mengenai suatu pendapat jika pendapat tersebut dibutuhkan, juga yang lebih alim tentang ayat yang turun maupun tentang suatu kewajiban, selain ‘Aisyah.”

Asy-Sya’bi mengatakan, “Aisyah pernah mengatakan, ‘Aku meriwayatkan sekitar 1000 bait syair Labid.’”

Melihat hal tersebut, Asy-Sya’bi pun merasa terkagum-kagum dengan kepakaran dan keilmuannya.

Ia berkata, “Jika memang ini termasuk ilmu yang dihafalnya, lalu bagaimana dengan adab kenabian? Bagaimana dengan pendidikan ilmiah yang ia terima dari Rasulullah?”

Dari sini para sahabat pun sering merujuk kepadanya jika ada permasalahan. Mereka banyak belajar darinya danmenyerap banyak sekali ilmu dan fiqihnya, sebagaimana penuturan Ibnu Sa’ad dalam kitab Ath-Thabaqaat, “Aisyah merupakan manusia yang paling alim. Ia sering menjadi rujukan dan tempat bertanya para sahabat senior sekalipun”

Ibnu Sa’ad menambahkan, “Para shahabat Nabi tidak menghadapi masalah pelik, kecuali mereka menanyakannya kepada ‘Aisyah, dan di sana mereka bisa memperoleh pengetahuan (jawaban) mengenai hal tersebut.” []

Sumber: Aisyah yang cerdas dan yang dicintai/ Penulis: Ahmad Ibnu Salim Baduwilan/ Penerbit: Irsyad Baitus Salam

Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

you're currently offline